BATU - Pendaftaran calon direksi PT Batu Wisata Resource (BWR) akhirnya ditutup pada 21 November lalu. Panitia seleksi (pansel) rekrutmen nakhoda baru Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu mulai melakukan rekapitulasi jumlah pendaftar. Hasilnya, ada sebanyak 13 orang yang tercatat mendaftarkan diri.
Anggota Pansel PT BWR, Emilyati menyebut pendaftar direksi baru berasal dari latar belakang yang bermacam-macam. Sebab, rekrutmen ditujukan secara terbuka sehingga siapapun boleh mendaftar. “Ada yang berasal dari arsitek, tenaga kontrak, ahli hukum, dan sebagainya,” ungkapnya.
Emil menyebut, belasan calon direksi baru itu akan diseleksi secara administrasi. Tujuannya meneliti kelengkapan dokumen seperti curriculim vitae (CV), surat keterangan sehat, surat bebas narkoba, ijazah, surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), hingga esai rencana bisnis yang akan dijalankan selama periode kepemimpina pelamat di PT BWR nanti.
“Seleksi administrasi juga menyesuikan kriteria yang dicari dalam proses rekrutmen,” jelasnya. Mulai dari pengalaman manajerial minimal lima tahun, tidak terlibat partai politik (parpol), hingga usia maksimal 55 tahun.
Wanita yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Setda Kota Batu itu tak memberikan kuota khusus untuk pendaftar yang dinyatakan lolos dalam proses seleksi administrasi. Selama memenuhi kriteria yang dicari, pelamar berhak melanjutkan ke tahap berikutnya. “Hingga hari ini (kemarin), kami masih proses seleksi dan baru diumumkan besok (hari ini),” pungkas dia.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menegaskan proses rekrutmen direksi PT BWR bisa berjalan transparan dan profesional. Menurutnya, momen ini tidak sekadar mengganti posisi lama. Namun, restrukturisasi secara total. “Kami siapkan rebranding total dan mendorong direksi baru lebih profesional dan potensial dalam bisnis,” tandasnya.
Editor : Aditya Novrian