BUMIAJI - Sepuluh pedagang kecil dari kalangan janda dan lanjut usia di Kota Batu menerima bantuan gerobak dan modal usaha di Balai Desa Punten, Kecamatan Bumiaji kemarin (12/11). Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi Baznas Provinsi Jawa Timur dan Baznas Kota Batu.
Bantuan gerobak disalurkan Baznas Provinsi Jawa Timur sedangkan Baznas Kota Batu menambahkan suntikan modal usaha berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp500 ribu. Kepala Baznas Kota Batu Abu Sufyan mengatakan penerima dipilih berdasarkan rekomendasi desa dan kelurahan serta verifikasi Baznas Kota Batu.
“Penerima dipastikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Sebagian sudah berjualan tapi belum memiliki gerobak yang layak,” ujarnya. Dari sepuluh gerobak, enam unit sudah diserahkan kemarin acara sedangkan empat unit lainnya sedang dalam proses pembuatan dan dijadwalkan selesai paling lambat akhir bulan ini.
Komoditas para penerima beragam. Mulai dari makanan dan minuman seperti sate, jamu, nasi goreng, gorengan, jus, dan roti bakar. Penyaluran ini juga dihadiri perwakilan dari 24 desa dan kelurahan serta Kepala Kemenag Moh. Zainal Arifin. Dia menekankan pentingnya transparansi pengelolaan lembaga keagamaan agar program sosial terlaksana berkelanjutan.
Abu Sufyan menekankan bantuan tersebut bersifat pemberdayaan, bukan sekadar bantuan konsumtif. “Kami berharap gerobak dan modal ini meningkatkan produktivitas serta pendapatan penerima sehingga memberi dampak ekonomi jangka panjang,” ujarnya.
Dia juga menambahkan akan ada upaya pendampingan teknis bagi penerima agar bisnis mikro yang dijalankan lebih berkelanjutan. Di antaranya dengan memberikan pelatihan manajemen sederhana dan akses pemasaran lokal. (dia/dre)
Editor : A. Nugroho