BATU - Sebanyak 20 pengembang perumahan yang mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah mengikuti Pameran Perumahan dan Perizinan Kota Batu di Gedung Graha Pancasila kemarin (5/11). Kegiatan perdana itu menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-24 Kota Batu yang akan berakhir pada Minggu mendatang (9/11).
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Batu Arief As Shiddiq mengatakan sebenarnya ada ratusan pengembang yang tertib mengurus izin dalam berinvestasi. “Namun khusus hari ini (kemarin), kami mendata perumahan yang masih memiliki kavling untuk dipasarkan,” ungkapnya.
Menurutnya, pameran tersebut tidak hanya sekadar ajang kontes perumahan. Namun, bertujuan untuk meningkatkan motivasi bagi para pengembang untuk tertib administrasi dan perizinan. Selain itu, pameran juga menjadi jembatan bagi pengembang dengan instansi terkait khususnya dalam hal perizinan.
Arief banyak melibatkan berbagai instansi pemerintah yang bergerak di bidang pembangunan gedung dan perizinan. Seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), hingga Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
“Kami berikan pendampingan mulai dari pemilihan lokasi hingga beberapa kajian lingkungan secara lengkap hingga penerbitan perizinan,” imbuhnya. Beberapa layanan yang disediakan meliputi layanan konsultasi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Sehingga, mekanisme perizinan bagi user baru tidak lagi terhambat kendala teknis.
Gelaran pameran tersebut juga turut menggandeng Real Estate Indonesia (REI) hingga Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI). Dengan kolaborasi tersebut, dirinya optimistis kunjungan tak hanya berasal dari calon investor Kota Batu saja tetapi juga luar daerah.
Lebih lanjut, Marketing Golden Properti Batu Diah Afriani mengaku menawarkan berbagai keuntungan bagi calon pembeli. Tak hanya sekadar membeli unit rumah, pengunjung juga mendapat berbagai fasilitas tambahan. “Seperti bonus furnitur hingga privat pool atau jaccuzi dengan harga mulai dari Rp900 juta,” ungkapnya.
Tak hanya itu, berbagai keuntungan lain didapatkan calon pembeli seperti gratis Pajak Pertambahan Nilai (PPN), listrik, dan PDAM. Tentunya, unit rumah yang dijual juga dipastikan mengantongi izin lengkap mulai dari PBG maupun SLF. Sehingga, calon pembeli tak perlu khawatir. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho