Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Perbaikan Gedung untuk Unit Layanan Disabilitas (ULD) Kota Batu Molor

Fajar Andre Setiawan • Rabu, 8 Oktober 2025 | 15:55 WIB

 

SEGERA DIPERBAIKI: SD Negeri Sisir 2 yang akan dialihfungsikan sebagai Unit Layanan Disabilitas (ULD) tampak ramai beberapa waktu lalu.
SEGERA DIPERBAIKI: SD Negeri Sisir 2 yang akan dialihfungsikan sebagai Unit Layanan Disabilitas (ULD) tampak ramai beberapa waktu lalu.

BATU - Perbaikan fisik dua gedung yang akan digunakan sebagai Unit Layanan Disabilitas (ULD) Kota Batu masih belum dilakukan hingga kemarin (7/10). Padahal Pemerintah Kota (Pemkot) Batu semula berencana mengoperasikan layanan tersebut pada tahun ajaran 2025/2026 ini. Molornya perbaikan fisik tersebut disinyalir lantaran lambannya pengadaan.

Dua gedung yang akan digunakan sebagai ULD yakni bekas SD Negeri Sisir 2 dan bekas rumah dinas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batu. Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batu Yayat Supriatna menyampaikan penandatanganan kontrak kerja sama dengan pihak ketiga baru dilakukan 1 Oktober lalu.

"Oktober ini akan dimulai pengerjaan fisik di SD Negeri Sisir 2," terangnya. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 200 juta. Dana tersebut untuk merenovasi ruang administrasi, kamar mandi, dan sarana inklusi. Anggaran perbaikan tersebut masuk dalam pembiayaan di bidang sekolah dasar.

Sedangkan, perbaikan fisik bekas rumah dinas DPRD di Perumahan Bukit Panorama belum dianggarkan tahun ini. Namun, pelaksanaan perbaikan bakal dilakukan Oktober ini juga menggunakan anggaran pemeliharaan Disdik. Perbaikan di rumah dinas fokus kepada renovasi bagian atas rumah seperti atap dan beberapa komponen lainnya.

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Disdik Kota Batu Farida Anifah mengatakan kondisi atap rumah dinas sudah banyak yang jebol. Sehingga perlu perbaikan segera. Rumah dinas itu nantinya akan difungsikan sebagai kantor operasional ULD. Sedangkan, SD Negeri Sisir 2 akan digunakan untuk tempat treatment dan layanan lainnya.

Farida mengaku saat ini juga sedang menyiapkan struktur organisasi ULD. Sebab, Surat Keputusan (SK) keorganisasiannya sudah resmi keluar pada 10 Juli lalu. Sehingga, tinggal pemantapan pengelola atau personalianya saja. Dia menambahkan akan melibatkan 50 guru yang pernah mengikuti diklat pendidikan inklusi di Solo, Jawa Tengah pada 2024 lalu. (dia/dre)

Editor : A. Nugroho
#ULD #perbaikan gedung #kota batu #disdik