BATU - Belum semua Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki fasilitas berjualan yang memadai. Misalnya, memiliki gerobak yang layak. Beruntung, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Timur bakal memberikan bantuan gerobak kepada 10 pelaku UMKM di Kota Batu.
Bantuan tersebut bakal disalurkan melalui pemerintah desa (pemdes). Pemdes akan mendata UMKM yang membutuhkan bantuan tersebut. Data kemudian diusulkan ke Baznas untuk ditindaklanjuti dan diseleksi. Tidak hanya pelaku UMKM yang belum memiliki gerobak yang bisa mengajukan bantuan. Melainkan juga yang gerobaknya sudah tidak layak
“Nanti realisasinya dalam bentuk gerobak bukan uang. Anggaran per gerobak dijatah Rp 3,5 juta,” terang Ketua Baznas Kota Batu Abu Sufyan. Dia mengatakan ada dua jenis gerobak yang disalurkan. Yakni lima gerobak dorong dan lima gerobak permanen. Abu mengaku sedang mencari penyedia jasa pembuatan gerobak yang pas dengan ketersediaan anggaran.
“Sejauh ini harganya masih di atas pagu anggaran. Sehingga kami masih mencari-cari vendor lain yang sesuai,” terangnya. Penyaluran diperkirakan dilakukan sebelum Desember. Pihaknya mengaku tidak bisa memberikan bantuan untuk menutup kekurangan anggaran gerobak dari Baznas Provinsi Jatim. Pasalnya, anggaran masih diprioritaskan untuk hal lain. (dia/dre)
Editor : A. Nugroho