Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Hujan Deras, Pasar Induk Among Tani Bocor Parah

Fajar Andre Setiawan • Rabu, 20 Agustus 2025 | 16:30 WIB
DIBERSIHKAN: Salah satu toko elektronik di Pasar Induk Among Tani Batu terdampak kebocoran talang air akibat hujan deras pada Senin malam lalu (18/8).
DIBERSIHKAN: Salah satu toko elektronik di Pasar Induk Among Tani Batu terdampak kebocoran talang air akibat hujan deras pada Senin malam lalu (18/8).

BATU - Hujan deras yang terjadi Senin malam lalu (18/7) menyebabkan kebocoran parah di Pasar Induk Among Tani. Itu bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, peristiwa serupa selalu terjadi setiap hujan deras. Di hari yang sama, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu baru saja memulai perbaikan. Maklum jika kebocoran masih terjadi. Sebab, perbaikan belum selesai. 

Kebocoran disinyalir karena banyak talang air yang sudah rapuh. Padahal usianya baru dua tahun. Zona yang terdampak parah yakni zona 1 dan 3. Namun, sebenarnya nyaris semua zona terdampak kebocoran. Kejadian itu tentu saja berpotensi membuat pedagang merugi. Terutama saat air menggenang hingga dalam kios.

"Kalau air ke barang-barang elektronik takutnya menyebabkan korsleting," terang Dwi, pemilik toko Dwi Elektronik. Pria asal Kelurahan Temas, Kecamatan Batu itu mengaku sudah memperkirakan kebocoran yang terjadi. Namun, dia sengaja tidak datang untuk mengeceknya saat itu juga. 

Benar saja, saat dia datang pagi harinya, air tampak menggenang hingga mengenai barang-barang elektronik miliknya. Otomatis Dwi langsung membersihkan kiosnya dari genangan air. Itu juga dirasakan penjual kelapa, Mispan di zona sayur. "Ketinggian air tadi pagi itu masih semata kaki," terangnya. 

Mispan mengaku datang sejak pukul 04.30. Dia langsung membersihkan air yang juga sampai menggenangi kelapanya. Dia mengaku pedagang juga bergotong royong untuk sama-sama menghalau air dari dalam kios. Air di lantai satu memang lebih banyak karena merupakan rembesan dari talang lantai 2.

"Akibatnya aktivitas niaga hari ini sedikit terganggu karena kami harus kerja bakti bersih-bersih dulu," jelas Mispan. Terpisah, Kabid Cipta Karya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Batu Syeh Zaenal Arifin mengungkapkan perbaikan talang sudah mulai dilakukan.

Surat Perintah Mulai Kerja telah turun sejak pekan lalu. Kemarin sudah ada 15 pekerja dari pihak ketiga yang mulai bekerja untuk perbaikan talang air yang bocor. “Ada sebanyak 11 titik yang bakal diganti secara keseluruhan. Masing-masing panjanganya 80 meter," pungkasnya. (dia/dre)

Editor : A. Nugroho
#pemkot #Pasar Induk Among Tani #hujan #batu #kebocoran