BATU - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu pensiun tahun ini. Menurut data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), ada 101 ASN yang akan purna tugas.
Kepala BKPSDM Kota Batu Santi Restuningsasi mengungkapkan, seluruh ASN yang tercatat pensiun merupakan pegawai dinas hingga tenaga pendidik. Sama seperti tahun sebelumnya, ASN yang pensiun didominasi guru.
“Ada 2 pejabat eselon II yang pensiun. Yakni posisi staf ahli wali kota dan asisten,” ungkapnya. Santi mengatakan, jumlah ASN yang pensiun setiap tahunnya fluktuatif. Pada 2021, ada 95 ASN yang pensiun.
Sementara, pada 2022 ada 103 ASN dan 2023 ada 83 orang. Paling banyak yakni tahun lalu, dengan jumlah 130 ASN. Kekosongan jabatan langsung ditutup ASN baru baik dari Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
“Beberapa waktu lalu kan ada 200 formasi PPPK penuh waktu dan 50 formasi CPNS yang sudah resmi mulai bekerja,” ungkapnya. Santi menegaskan data ASN yang pensiun tahun ini berdasarkan batas usia pensiun (BUP).
Itu artinya, jumlah tersebut masih mungkin bertambah apabila ada ASN yang mengajukan pensiun dini. Dia menyampaikan biasa ada beberapa alasan palin banyak diajukan untuk pensiun dini. Di antaranya sakit dan ingin membuka usaha sendiri.
Kendati begitu, pengajuan pensiun dini tetap perlu memperhatikan ketentuan. Yakni minimal masa kerjanya mencapai 25 tahun dan usia pemohon minimal 50 tahun. Sebagai informasi, jumlah ASN Pemkot Batu sebanyak 3.409 orang terdiri atas 2.740 PNS dan 669 PPPK.
Terpisah, Wali Kota Batu Nurochman memberikan apresiasi tinggi kepada para ASN yang telah berdedikasi tinggi hingga masa pensiun. Baik dari pegawai struktural maupun sektor pendidikan yang terhitung purna mulai 1 Agustus mendatang.
Cak Nur memberikan penghargaan pada Selasa lalu (28/7) sebagai rasa hormat. "Pengabdian ASN tidak akan berhenti di tanggal pensiun. Melainkan akan abadi dalam setiap kemajuan birokrasi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat di Kota Batu," ujarnya. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho