Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Area PKL Alun-Alun Kota Wisata Batu Bakal Jadi Zona KHAS Tahun Ini

Fajar Andre Setiawan • Minggu, 18 Mei 2025 | 16:46 WIB
TARGET HALAL: Deretan pedagang kaki lima di Alun-Alun Kota Wisata Batu diserbu pengunjung beberapa hari lalu.
TARGET HALAL: Deretan pedagang kaki lima di Alun-Alun Kota Wisata Batu diserbu pengunjung beberapa hari lalu.

BATU - Area Pedagang Kaki Lima di Alun-Alun Kota Wisata Batu bakal jadi zona Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS) tahun ini.

Untuk itu capaian sertifikasi halal perlu digenjot.

Dari 537 PKL di sana, baru 350 saja yang mengantongi sertifikat halal.

Artinya, masih ada 187 PKL yang belum memilikinya.

Selain itu, capaian pengurusan sertifikasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) malah lebih minim lagi.

Dari 537 PKL hanya sekitar 100 saja yang mengantongi sertifikat tersebut.

Kedua sertifikasi tersebut menjadi syarat diperolehnya status zona KHAS.

Sehingga Pemerintah Kota (Pemkot) perlu intervensi untuk percepatan progresnya.

Kepala seksi (Kasi) Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu Andry Yunanto mengatakan zona KHAS akan memastikan sebuah produk yang dijual di area tersebut halal.

Itulah mengapa bahan, proses produksi, hingga produk jadinya nanti akan dinilai.

“Bahan yang dimaksud terdiri dari bahan baku, bahan tambahan, dan bahan penolong. Ketiga bahan tersebut tidak boleh berasal dari daging babi, alkohol, minuman keras, dan hewan yang disembelih tidak sesuai syariat islam,” jelasnya.

Standar zona KHAS mengacu pada Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Meliputi keberadaan zona kuliner yang jauh dari peternakan hewan haram, Tempat Pembuangan Akhir (TPA), hingga Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Selain itu, memiliki fasilitas tempat ibadah, penyediaan air bersih, toilet basah, tempat cuci tangan, hingga smoking area.

“Kalau di alun-alun memang hampir semua fasilitas terpenuhi. Hanya perlu dilakukan perbaikan dan penataan ulang agar lebih bersih, rapi, dan representatif,” tegasnya.

Di menambahkan PKL yang belum mengantongi sertifikasi halal dan BPOM kebanyakan berasal dari pedagang aksesoris dan fashion. (ori/dre)

Editor : Aditya Novrian
#PKL alun alun #pkl #sertifikat halal #alun-alun batu #alun-alun #kota wisata batu #pedagang kaki lima