Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Long Weekend Waisak, Tiga Ruas Jalan di Kota Batu Padat Kendaraan Wisatawan

Fajar Andre Setiawan • Senin, 12 Mei 2025 | 20:12 WIB
PADAT KENDARAAN: Volume kendaraan di Jalan Pattimura depan Jawa Timur Park 3  terpantau ramai lancar kemarin (11/5). (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)
PADAT KENDARAAN: Volume kendaraan di Jalan Pattimura depan Jawa Timur Park 3 terpantau ramai lancar kemarin (11/5). (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)

Bus Mogok dan Liga BRI Sumbang Penyebab Macet

BATU - Sejumlah ruas jalan di Kota Batu tampak padat sejak kemarin pagi (11/5).

Itu lantaran long weekend Hari Raya Waisak yang jatuh pada hari ini (12/5).

Kendaraan roda empat berpelat luar kota mendominasi peningkatan volume lalu lintas di sejumlah titik.

Photo
Photo

Mulai Jalan Ir Soekarno, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Pattimura, hingga Jalan Trunojoyo.

Berdasarkan pantauan wartawan Jawa Pos Radar Batu pukul 10.00 kemarin, mayoritas kendaraan berpelat daerah Surabaya, Sidoarjo, Blitar, dan Yogyakarta.

Kendaraan itu tampak memadati Jalan Ir Soekarno menuju arah jantung Kota Batu.

Kepadatan lalu lintas juga terjadi di area pintu masuk Jawa Timur Park 3.

Selain itu juga terjadi di Simpang Empat Pesanggrahan hingga sepanjang Jalan Trunojoyo.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Hendry Suseno mengatakan, selain di pintu masuk Kota Batu, area objek wisata juga menjadi titik kepadatan lalu lintas.

Misalnya di kawasan Alun Alun Kota Wisata Batu dan Flora wisata Santerra de Laponte.

Selain itu, Jalan Bromo, Jalan Brantas, hingga Jalan Semeru juga terpantau padat.

Meski begitu di perbatasan Kota Batu dengan Kecamatan Karangploso, Kabutaten Malang terpantau ramai lancar.

“Tadi siang (kemarin) kepadatan arus lalu lintas di Jalan Trunojoyo disebabkan adanya bus yang mogok tapi sudah langsung teratasi” ungkapnya.

Hendry telah menerjunkan sejumlah personel untuk memantau tiga bidang.

Yakni lalu lintas, parkir, dan angkutan.

Dia juga bersinergi dengan Polres Batu dan TNI untuk mengantisipasi kemacetan dan penguaraian kepadatan lalu lintas yang terjadi.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Batu Kompol Anton Widodo mengaku sudah melakukan pemantauan di sejumlah titik terjadinya peningkatan volume kendaraan.

Ada 75 personel yang dikerahkan untuk melakukan Pengamanan Arus (Pamarus) dan Pengamanan Kegiatan (Pamgiat).

“Adanya Liga BRI di Kanjuruhan, Among Tani dan Junrejo juga turut menyumbang kemacetan,” ung kapnya.

Anton menyebut peningkatan volume kendaraan selaras dengan lonjakan okupansi hotel sebesar 30 persen.

Dari biasanya 50 persen menjadi 80 persen pada momen libur pajang Hari Raya Waisak tahun ini.

Kendati begitu, Anton memastikan tidak terjadi penumpukan dan kemacetan total dari hal itu.

Sejauh ini belum ada rekayasa lalu lintas yang diterapkan.

Sebab, kepadatan lalu lintas dinilai masih tergolong aman.

Namun, Sejumlah skema rekayasa telah disiapkan.

Seperti pasang surut dan one way.

Misalnya, kendaraan dari Kota Batu yang akan menuju Jalan Ir Soekarno akan dibelokkan ke jalur alternatif Jalan Wukir samping Batu Town Square (Batos).

Sedangkan, pengendara dari Kota Batu menuju Kota Malang akan dilewatkan Jalan Oro-Oro Ombo.

Sejumlah pola manajemen lalu lintas untuk mengurai kepadatan di lokasi rawan juga sudah dipetakan.

Kepolisian bersama instansi terkait masih terus memantau arus kendaraan keluar dan masuk Kota Batu melalui google maps dan CCTV.

“Data lonjakan volume lalu lintas masih kami lihat besok. Perhitungan dilakukan berdasarkan kendaraan yang masuk dari tol Singosari sekaligus melihat angka okupansi hotel,” pungkas Anton. (ori/dre)

Editor : Aditya Novrian
#kota batu #lalulintas #waisak #liga bri #macet