Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

THR ASN di Kota Batu Dicairkan Bertahap

Fajar Andre Setiawan • Rabu, 26 Maret 2025 | 17:58 WIB
Photo
Photo

Bertahap TUNJANGAN Insentif GTT dan PTT Ditransfer Bulan Ini Beberapa Instansi Belum Laporkan Data Pegawai

BATU - Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Batu sudah mendapat kejelasan.

Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) sudah mulai pencairan sejak 21 Maret lalu.

Namun, belum semua ASN menerima tunjangan tersebut.

Sebab, pencairannya akan dilakukan secara bertahap.

Kepala BKAD Kota Batu Eny Rachyuningsih mengatakan dana THR yang akan ditransfer ke rekening masing-masing penerima cukup fantastis.

Yakni mencapai Rp 16 miliar.

Besaran THR yang diterima tiap ASN sebesar satu kali gaji.

“Itu disesuaikan dengan pangkat dan golongan masing-masing ASN,” ujarnya.

Pencairan itu mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan.

Komponennya meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja.

Photo
Photo

Eny mengatakan pencairan THR bergantung dari laporan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait data kepegawaian mereka.

Sehingga, yang sudah lengkap akan langsung ditransfer.

Sementara, yang belum akan menunggu giliran selanjutnya.

“Jumat lalu sudah sekitar 50 persen THR yang kami cair kan,” ungkapnya.

Besaran THR dihitung ber dasarkan jumlah penerima gaji pada Februari lalu.

Terdiri atas PNS, CPNS, PPPK, bupati, wakil bupati, pimpinan, anggota DPRD, serta pimpinan BLUD dan pegawainya.

Total penerimanya mencapai 3.159 orang.

Mereka tersebar di 40 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Batu.

Terpisah, Wali Kota Batu Nurochman memastikan pencairan THR ASN akan tuntas minggu ini juga.

Mengingat saat ini sudah mulai diterapkan Work From Anywhere (WFA).

Tentu para ASN sudah mulai membutuhkan biaya untuk persiapan menyambut Lebaran.

“Untuk itu, kami mendorong SKPD untuk segera mengurus itu,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Cak Nur itu mengungkapkan mundurnya pencairan THR akibat faktor penyetoran data ASN yang molor.

Misalnya, kepala instansi sedang dinas keluar kota.

Sehingga penandatanganan usulannya molor.

“Begitu sudah lengkap, pasti kami terbitkan surat perintah pencairan dana (S2PD),” pungkas pria asal Desa Sum berejo itu. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#thr #Ramadan 2025 #asn #pemkot batu #insentif