Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Produksi Sampah di Kota Batu Meningkat, Pengolahan Terkendala Cuaca

Fajar Andre Setiawan • Sabtu, 1 Februari 2025 | 00:00 WIB
SULIT DIOLAH: Para petugas sedang memilah sampah di TPA Tlekung beberapa waktu lalu.( RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)
SULIT DIOLAH: Para petugas sedang memilah sampah di TPA Tlekung beberapa waktu lalu.( RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)

BATU - Libur panjang perayaan Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek membuat produksi sampah di Kota Batu meningkat 10 persen.

Dari yang biasanya 30 ton per hari menjadi 33 ton.

Meski peningkatan tak signifikan, itu cukup membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Batu kewalahan.

Pasalnya, cuaca ekstrem belakangan ini membuat sampah sulit diolah.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu Vardian Budi Santoso mengaku terpaksa menambah jam kerja petugas kebersihan.

Dari yang biasanya hanya 12 jam menjadi 20 jam.

Namun, itu khusus momen long weekend saja.

Setelah itu, jam kerja kembali normal seperti biasa.

Cuaca ekstrem membuat produksi sampah di nominasi sampah basah.

Dampaknya, pembakaran sampah membutuhkan waktu lebih lama.

Bahkan, sampah cenderung sulit diolah.

“Kami siasati dengan menggunakan kayu bakar untuk mempertahankan panas agar bisa bertahan lebih lama,” ungkap pria yang akrab disapa Pepeng itu.

Pasalnya, ketersediaan bahan bakar berupa gas juga terbatas. Sehingga, penggunaan kayu bakar akan membantu efisiensi proses pembakarannya.

Terpisah, Koordinator Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung Bambang Wahju Kuntjoro mengatakan produksi sampah selama long weekend ini nyaris 90 persen merupakan sampah basah.

“Rata-rata sampah organik. Seperti sampah sisa makanan,” paparnya.

Waktu pembakaran sampah basah memakan waktu 2-3 jam.

Sedangkan, untuk sampah kering hanya membutuhkan waktu 45 menit saja.

 “Kami juga butuh waktu agak lama untuk memilah jenis sampah sebelum masuk insinerator,” imbuhnya.

Sehingga, petugas harus lebih ekstra dalam melakukan proses pembakaran sampah selama cuaca ekstrem dan long weekend ini berlangsung. (ori/dre)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#libur panjang #produksi sampah kota #tahun baru imlek #produksi sampah #Isra Miraj