Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Pembangunan Tahap Tiga SMPN 7 Kota Batu Tuntas

Fajar Andre Setiawan • Sabtu, 28 Desember 2024 | 18:18 WIB

 

SEKOLAH BARU: SMPN 7 Kota Batu memiliki sarana dan prasarana pendidikan yang sangat memadai.
SEKOLAH BARU: SMPN 7 Kota Batu memiliki sarana dan prasarana pendidikan yang sangat memadai.

BATU - Pembangunan SMPN 7 Batu tinggal menunggu finalisasi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Batu memastikan sekolah tersebut siap menampung siswa baru angkatan kedua pada tahun ajaran baru 2025/2026 mendatang.

Sekolah baru yang beralamat di Kelurahan Dadaprejo, Keca matan Junrejo itu bakal memiliki 18 kelas.

Rinciannya kelas 7 sebanyak 6 rombongan belajar (rombel), kelas 8 sebanyak 6 rombel, dan kelas 9 sebanyak 6 rombel.

Artinya, setiap tahunnya daya tampung siswa baru mencapai 192 siswa.

“Jumlah ideal setiap kelas sebanyak 32 siswa,” ujar Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai.

Dia menyampaikan proyek pembangunan SMPN 7 Batu sudah dimulai sejak 2023 lalu.

Proyek tersebut dipastikan segera rampung dalam waktu dekat ini.

Untuk itu, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun depan bisa dilakukan tanpa kendala infrastruktur dan sarana prasarana.

Berdasarkan data pokok pendidikan (Dapodik) dan education management information system (EMIS), ada sembilan SMP negeri dengan jumlah kelas sebanyak 50 ruang.

Sementara, jumlah lulusan SD mencapai 2.700 siswa.

Artinya, SMP negeri hanya mampu menampung 47 persen atau 1.600 peserta didik.

Itu sekaligus menjadi salah satu alasan pembangunan SMPN 7 Batu sebagai sekolah negeri baru di Kota Batu.

Anggaran pembangunannya cukup besar. Yakni sebesar Rp 4,3 miliar.

“Sekarang kurang 0,8 persen saja untuk bisa diresmikan,” ungkap Aries saat kunjungannya beberapa waktu lalu.

Saat ini bangunan tersebut tinggal pembersihan area setelah pembangunan tahap ketiga ini.

Aries menilai fasilitasnya sudah siap dan layak digunakan.

Mulai dari ruang kelas, kantin, hingga musala.

“InsyaAllah untuk semester genap nanti sudah full difungsikan,” lanjutnya.

Ia berharap minat masyarakat menempuh pendidikan di sekolah negeri bisa terakomodasi.

Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur itu mengaku banyak menerima laporan kekurangan kelas pada saat PPDB.

Terutama untuk jalur zonasi. (ori/dre)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#tut wuri handayani #pembangunan sekolah #kota batu #pemkot batu #smpn 7 batu