Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

25 Pohon Rawan Tumbang Ditebang Pemkot Batu

Fajar Andre Setiawan • Kamis, 12 Desember 2024 | 18:53 WIB
UPAYA MITIGASI: Salah satu pohon di ruas Jalan Ahmad Yani dilakukan pemangkasan beberapa waktu lalu.
UPAYA MITIGASI: Salah satu pohon di ruas Jalan Ahmad Yani dilakukan pemangkasan beberapa waktu lalu.

BATU - Sebanyak 25 pohon yang dinilai rawan tumbang telah ditebang.

Tujuannya untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa akibat tumbangnya pohon­-pohon tersebut.

Apalagi belakangan kasus tersebut makin meningkat.

Tentu itu dampak dari pancaroba dan tingginya intensitas hujan akhir­akhir ini.

Hingga saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mencatat 19 kejadian pohon tumbang.

Angkanya naik nyaris tiga kali lipat dari tahun lalu.

Pada 2023 lalu kejadian pohon tumbang hanya tercatat 7 kasus saja.

Proses identifikasi kerawanan pohon masih terus dilakukan sampai sekarang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Alfi Nurhidayat mengatakan ada dua jenis pohon tumbang.

Yakni pohon tumbang bencana alam dan pohon tumbang nonbencana alam.

Pohon tumbang karena bencana alam tentu disebabkan karena faktor alam.

Seperti adanya hujan lebat, tanah longsor, dan angin kencang.

Bisa juga disebabkan lantaran usia pohon yang sudah tua.

Sementara, pohon tumbang nonbencana alam dilakukan dengan sengaja.

Alias dilakukan pemotongan oleh petugas yang berwenang.

Biasanya karena akarnya sudah terlalu besar sehingga menganggu infrastruktur.

Atau untuk keperluan pembangunan. Termasuk hasil identifikasi kerawanan.

“Untuk tumbang karena bencana alam ada 19 kasus. Sedangkan, yang nonbencana alam ada 25 kasus,” terangnya.

Selain penebangan pohon, Alfi juga getol melakukan perempesan pohon.

Khususnya terhadap dahan dan ranting kering.

Namun, itu hanya ia lakukan di kawasan ruang milik jalan (rumija) saja.

Hanya itulah yang menjadi kewenangannya.

“Total yang sudah kami rempes sekitar 28 pohon dengan ukuran pemangkasan sekitar 40­80 centimeter,” tambahnya.

Perempesan pohon sejauh ini banyak dilakukan di kawasan Oro­-Oro Ombo dan Gunungsari.

“Harapan kami kejadian pohon tumbang di Kota Batu dapatdicegah,” pungkasnya. (ori/dre)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#pemkot batu #Rawan #pohon #tumbang