Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Mulai Petakan Titik Macet Jelang Nataru

Fajar Andre Setiawan • Senin, 2 Desember 2024 | 01:40 WIB
PENINJAUAN: Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai (tengah) sedang mengecek progres pelebaran Jalan Sultan Agung beberapa waktu lalu.
PENINJAUAN: Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai (tengah) sedang mengecek progres pelebaran Jalan Sultan Agung beberapa waktu lalu.

BATU - Potensi kemacetan lalu lintas menjelan momen natal dan tahun baru (nataru) mulai dipetakan.

Sejumlah titik jalan diprediksi tetap menjadi penyumbang kepadatan lalu lintas.

Sejumlah proyek pelebaran jalan yang masih belum rampung juga menjadi sorotan Pemerintah Kota (Pemkot Batu).

Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai mengaku masih memetakan potensi kerawanan kemacetan saat nataru nanti.

Namun, sejumlah titik seperti di Jalan Panglima Sudirman, Jalan Diponegoro, hingga Jalan Sultan Agung diprediksi tetap akan menjadi titik kepadatan lalu lintas di Kota Batu.

“Yang jelas kawasan yang menjadi lokasi destinasi wisata dan hotel akan menjadi titik yang rawan kemacetan,” ungkapnya.

Termasuk kawasan Alun-Alun Kota Wisata Batu.

Untuk itu, Aries akan menguatkan kolaborasi dengan berbagai instansi untuk mitigasi dan penanganannya nanti.

Terutama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP.

Selain itu, Aries juga mendorong percepatan penyelesaian proyek pelebaran Jalan Sultan Agung.

Apalagi jalan tersebut masuk dalam kategori titik rawan kemacetan.

Meski begitu, dirinya masih belum bisa memastikan apakah perlu rekayasa lalu lintas.

Yang jelas sejumlah skema rekayasa sudah disiapkan.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur itu menambahkan nataru menjadi momen penting bagi Kota Batu.

Sebab, hingga saat ini Kota Batu masih menjadi jujugan bagi para wisatawan untuk menghabiskan momen akhir tahun.

Untuk itu, Kota Batu ibarat ketiban sampur setiap kali momen itu.

Ratusan bahkan jutaan wisatawan dari berbagai daerah akan datang.

Konsekuensinya jumlah kendaraan yang masuk juga meningkat signifikan.

Untuk itu, potensi kemacetan menjadi fokus utama menjelang momen tersebut.

Itu pula yang membuat pemerintah harus menyiapkan sejumlah skema.

Tujuannya yakni memberikan kenyamanan kepada wisatawan.

Sehingga, imej kota wisata yang ramah dari berbagai aspek tetap bisa dipertahankan.

“Kami sedang susun regulasinya agar nataru bisa berjalan nyaman dan aman. Dengan begitu, wisatawan tidak akan kapok berkunjungan ke Kota Batu,” pungkasnya. (ori/dre)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#petakan #Jelang #Mulai #titik macet #nataru