KOTA BATU - Beragam karya seni instalasi memenuhi gedung Srengenge Art Space.
Uniknya, karya seni yang dipajang di Srengenge Art Space Kota Batu banyak memuat gagasan politik.
Misalnya adanya kotak suara, kursi kosong dengan banyak paku, hingga quotes-quotes politik yang terpajang di Srengenge Art Space Kota Batu.
Seperti, Politisi tidak pernah percaya dengan ucapannya sendiri. Justru mereka terkejut bila ada rakyat mempercayainya.
Ketua LHKP Muhammadiyah Kota Batu Saiful Amin mengatakan pameran tersebut sengaja mengangkat tema pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Tujuannya untuk mengajak masyarakat untuk membersamainya.
Saiful mengatakan puluhan karya yang dipajang di sana merupakan karya enam seniman.
“Ada 5 seniman dari Kota Batu dan 1 seniman dari Kota Pasuruan,” ungkapnya.
Bentuk karyanya memang beragam. Tidak dibatasi satu jenis karya tertentu seperti lukisan.
Sebab, di sana ada karya yang menggunakan media rebana, kursi, kardus, hingga pecahan kaca.
Pihaknya menyebut instalasi seni tersebut ditujukan untuk para pasangan calon (paslon) di pilkada tahun ini.
Pasalnya, setiap karya terseut memuat beragam aspirasi masyarakat.
“Pameran tersebut bertajuk FO(u)R yang artinya untuk kamu atau untuk rakyat,” ucapnya.
Pameran itu berlangsung mulai 28 September hingga 6 Oktober mendatang.
Ragam karya seni instalasi yang dipamerkan merupakan pesan untuk calon pemimpin Kota Batu nangti.
Saiful menilai pemimpin harus mempunyai motivasi yang kuat dan dalam.
“Jadi tidak hanya mencari kekuasaan tapi juga berkomitmen memakmurkan dan menyejahterakan rakyat,” ujarnya.
Salah seorang seniman asal Kota Pasuruan Bagus Kurnia menampilkan intalasi rebana.
Ada beberapa rebana yang ditampilkan. Setiap rebanan akan mengeluarkan suara secara bergantian.
“Instalasi tersebut terdiri dari rebana, dinamo, dan besi,” ungkapnya.(sif/dre)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana