BATU - Car free day (CFD) Kota Batu makin semarak.
Pasalnya, event mingguan itu tak hanya dimanfaatkan sebagai ajang olahraga saja.
Melainkan juga untuk berbagai kegiatan seni hingga edukasi.
Seperti yang dilakukan Komunitas Shining Batu kemarin (22/9).
Komunitas tersebut mengajarkan bahasa isyarat secara gratis kepada pengunjung.
Puluhan pengunjung yang didominasi anak-anak hingga remaja berkumpul di depan GOR Gajah Mada.
Mereka tampak asyik mempelajari bahasa isyarat.
Tangan mereka terlihat masih kaku dalam menirukan berbagai simbol komunikasi menggunakan bahasa isyarat.
Namun, itulah yang membuat mereka antusias.
Komunitas Shining Batu mengajarkan bahasa isyarat dengan fasilitas seadanya.
Berbekal tikar, banner, dan kertas putih saja.
Kegiatan tersebut bukan kali pertama dilakukan.
Melainkan rutin digelar setiap minggunya sejak CFD kembali dibuka 9 Juni lalu.
Ketua Komunitas Shining Batu Lina Hidayat mengaku kegiatan itu bisa diikuti siapa saja.
Dia mengaku tak punya tujuan khusus saat mengajarkan bahasa isyarat.
Kecuali, hanya ingin bahasa isyarat semakin dikenal luas masyarakat.
Menurutnya, pemahaman bahasa isyarat akan mendukung upaya inklusifitas sebuah masyarakat dan daerah.
“Pemahaman dasar bahasa isyarat penting agar teman-teman disabilitas tidak merasa terdiskriminasi,” ujarnya.
Perempuan berusia 30 tahun itu mengaku kegiatan pembelajaran bahasa isyarat kemarin terasa spesial.
Pasalnya, hari ini (23/9) diperingati sebagai Hari Bahasa Isyarat Internasional.
Untuk itu, ia menghadirkan badut untuk menjadi daya tarik bagi anak-anak.
“Biar lebih banyak anak-anak yang bergabung untuk belajar,” ungkapnya.
Setiap pengunjung yang bergabung diberi satu lembar kertas.
Kertas tersebut berisi huruf abjad mulai dari A sampai Z.
Tentu saja setiap huruf dilengkapi gambar simbol bahasa isyarat dengan menggunakan tangan.
Di akhir kegaitan pengunjung diminta mengisi presensi.
Selain itu, juga diminta tanda tangan di banner bertuliskan Ayo Belajar Isyarat BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia). (adv/aff/dre)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana