Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Kejari Kota Batu Kawal Lima Proyek Senilai Rp 20,2 Miliar

Fajar Andre Setiawan • Kamis, 5 September 2024 | 17:56 WIB
PROGRES: Pelebaran ruas Jalan Bromo Semeru jadi salah satu proyek yang dikawal kejari.
PROGRES: Pelebaran ruas Jalan Bromo Semeru jadi salah satu proyek yang dikawal kejari.

BATU - Lima proyek strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Batu dikawal Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu.

Proyek senilai Rp 20,2 miliar itu di antaranya pembangunan tahap dua SMPN 7 Batu, pembangunan depo arsip, pembangunan kios unggas dan penggilingan daging, pembangunan trotoar ruas jalan Panglima Sudirman, serta pelebaran ruas Jalan Bromo Semeru.

Sebenarnya jumlah proyek strategis yang diajukan Pemkot Batu lebih dari itu.

Total ada 10 proyek strategis yang dikerjakan tahun ini.

Total anggaran yang digelontorkan untuk 10 proyek itu sebesar Rp 30,8 miliar.

Jumlahnya meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu. Sebab, tahun lalu Pemkot Batu hanya memiliki empat proyek saja.

“Tapi memang tidak semua proyek kami kawal. Hanya yang memenuhi syarat saja yang kami terima,” ujar Kasi Intel Kejari Kota Batu Muhammad Januar Ferdian.

Ia menyebut ada beberapa syarat agar proyek bisa dikawal Kejari.

Di antaranya memiliki perencanaan yang sudah final, sudah menyelesaikan semua proses perizinan, dan tidak terindikasi korupsi.

Pasalnya, pengawalan proyek pembangunan tersebut dilakukan mulai pembuatan regulasi pembangunan, biaya yang dikeluarkan, hingga ketepatan waktu perencanaan.

Sehingga, monitoring progres pengerjaan proyek bisa tepat waktu dan tepat anggaran.

Januar menyampaikan proyek yang tidak diterima Kejari kebanyakan masih memiliki kendala dalam proses perizinan.

Untuk itu, hanya 5 dari 10 proyek yang dinyatakan memenuhi syarat pengawalan tersebut.

Lebih lanjut, Kejari menerjunkan tim pengamanan pembangunan strategis (PPS) dalam pengawalannya.

Lima proyek yang saat ini dikawal Kejari Batu berasal dari dua instansi.

Yakni dua proyek dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan tiga proyek dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Sejauh ini pembangunan tahap dua SMPN 7 Batu yang menelan anggaran paling tinggi. Yakni sebesar Rp 6,6 miliar.

“Kalau untuk pembangunan depo arsip nilai proyeknya sebesar Rp 4,4 miliar,” tandasnya.

Januar memastikan lima proyek itu berjalan tanpa kendala.

Sehingga, bisa dipastikan akan rampung tepat waktu. (aff/dre)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#proyek pembangunan #kota batu #kejari