Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Wisatawan di Santerra De Laponte Meroket 30 Persen, Sebabkan Macet Jalur Payung, Gandeng Warga Siapkan Lahan Parkir

Kholid Amrullah • Selasa, 16 Juli 2024 | 16:00 WIB
Santerra De Laponte Pujon Malang, menjadi destinasi wisata bagi pengunjung Kota Batu
Santerra De Laponte Pujon Malang, menjadi destinasi wisata bagi pengunjung Kota Batu

BATU - Flora Wisata Santerra De Laponte panen kunjungan wisata di musim liburan sekolah kali ini. Jumlah kunjungan wisata diperkirakan meningkat 30 persen dibandingan hari-hari biasa. Bisa dibilang tempat wisata flora itu tengah naik daun di tengah destinasi wisata lain yang mengeluhkan turunnya jumlah kunjungan wisata pada momen libur panjang kali ini.

Manajer Operasional Flora Wisata Santerra De Laponte Viqi Litiawan Cesi mengatakan, peningkatan jumlah kunjungan kali ini melampaui saat momen libur Lebaran beberapa bulan yang lalu. Bahkan, Viqi membenarkan bila jumlah kunjungan yang membeludak itu menyebabkan jalur Payung menjadi macet.

Kendati begitu, Viqi menyampaikan bila selama ini pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polsek Pujon. Tujuannya untuk mengatur lalu lintas di beberapa titi rawan macet di sekitar Wisata Flora Santerra De Laponte. Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan masyarakat sekitar untuk penyediaan lahan parkir.

Karena, pihaknya mengaku lahan parkir yang disediakan pengelola kerap tidak bisa menampung semua kendaraan wisatawan. “Apalagi pengunjung kan sering ngeyel kalau sudah kami beritahukan kalau Santerra De Laponte penuh,” ungkapnya. Pengunjung yang memaksa untuk tetap masuk itulah yang akhirnya membuat kemacetan.

Sebab, Viqi menyebut bila kapasitas maksimal Santerra De Laponte sudah terpenuhi, dirinya akan tegas menutup kunjungan. Termasuk bila kapasitas parkir sudah penuh. Itulah alasan pihaknya menggandeng masyarakat untuk bisa bekerja sama. Terutama dalam hal pengadaan lahan parkir dan ojek.

Dengan begitu, Viqi menilai perekonomian masyarakat di sekitar wisata flora tersebut juga bisa turut berputar. Tidak berhenti pada pengadaan lahan parkir saja. Lokasi parkir oleh masyarakat yang cukup jauh juga membuat peluang ekonomi baru. Yakni penyediaan jasa ojek. Untuk itu, Viqi selalu memantau agar tarif parkir dan ojek mengikuti standarnya.

“Misalnya tarif parkir untuk motor Rp 5 ribu dan untuk mobil Rp 10 ribu,” ujarnya. Viqi menyampaikan bila wisatawan Santerra De Laponte relatif beragam. Tidak hanya didominasi oleh wisatawan dari Surabaya Raya. Melainkan juga dari berbagai daerah lainnya. Termasuk Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Pihaknya mengatakan panen raya kunjungan wisatawan itu tak lepas dari upaya promosi yang dilakukan pengelola. Terutama berkat konten yang diunggah di beberapa media sosial. Seperti Instagram dan TikTok. Selain itu, Viqi menilai tinggi peminat wisata flora itu juga lantaran tiket masuk yang relatif terjangkau dibandingkan dengan tempat wisata lainnya. (dre/lid)

Editor : Kholid Amrullah
#wisata malang #pujon #Santerra de laponte #kota batu #wisata batu