BATU - Ratusan orang memadati Batu Love Garden (Baloga) selama libur sekolah beberapa waktu terakhir. Mereka tertarik untuk naik unta yang disiapkan di sana. Tak hanya berebut untuk mengantre, pengunjung juga terlihat berswafoto dengan 2 unta betina yang ada di Baloga.
Salah seorang penjaga hewan di Baloga Oktarisa Dwi Indra mengatakan, ada 3 unta yang berada di Baloga. 2 betina dan 1 jantan dengan tinggi kurang lebih 2 meter. Dari seluruh unta, hanya unta betina yang membawa pengunjung keliling area. "Pemilihan unta betina untuk membawa pengunjung berkeliling karena cenderung lebih tenang. Dikarenakan pada saat-saat tertentu unta jantan menjadi sangat agresif," jelasnya pada koran ini, Kamis (11/7).
Wahana naik unta menjadi salah satu yang favorit di Baloga. Termasuk juga wahana naik kuda jantan dan kuda poni. Okta melanjutkan, masing-masing unta bisa membawa 2 orang di punggungnya. "Biasanya jika mengangkat 2 orang antara ibu dan anak atau kakak dan adik. Jadi bobotnya tidak terlalu berat," katanya.
Di musim libur sekolah ini, dalam sehari 2 unta betina tersebut bisa membawa keliling 140 pengunjung dalam sehari. Biasanya para pengunjung memilih naik unta karena belum pernah menemui di wisata-wisata lain. "Pada Kamis kemarin saat libur sekolah terdata 140 tiket habis terjual untuk wisata naik unta," ucapnya.
Dengan antusiasme yang tinggi perawatan unta-unta di Baloga juga intensif. Okta mengatakan kebersihan hewan selalu dijaga dengan pemandian rutin. Kemudian makanan dan minuman para unta juga dicukupi secara seimbang. "Dokter hewan juga selalu mengecek pasca ramai kunjungan untuk melihat bagaimana kondisi para unta," ujarnya.
Sementara itu salah satu pengunjung asal Kota Malang Faisal Muhtar mengatakan baru pertama kali naik unta di Baloga. Itu menjadi pengalaman yang menyenangkan bisa mengajak anak naik satwa tersebut. "Biasanya di tempat wisata lain naiknya kuda, tapi di sini ada unta juga. Jadi unik. Selain itu, di sini juga tempat wisatanya lebih ke edukasi. Makanya cocok untuk mengisi kegiatan anak-anak saat libur sekolah," pungkasnya. (sif/lid)
Editor : Kholid Amrullah