BATU - Tak bisa beli baju baru, baju bekas pun jadi. Seperti itulah yang terlihat di salah satu toko baju bekas di Kota Batu. Banyak pembeli yang memilih thrifting atau pakaian second dengan alasan lebih murah dan bisa mendapatkan pakaian banyak.
Hal itu tampak di outlet thrifting yang berada di Jalan Indragiri, Desa Sumberejo. Terlihat banyak pengunjung yang memilah-milah pakaian yang ada di dalam masing-masing zona. Allen Saputra pemilik outlet tersebut mengatakan, kenaikan jumlah pengunjung di tempatnya sudah berlangsung sejak minggu lalu. "Minggu ini paling ramai, sejak pagi sudah ramai sampai malam jelang Lebaran," katanya.
Allen menjelaskan yang datang ke tokonya ada dari berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak, remaja hingga pasangan orang tua. Tak ayal, dengan naiknya pengunjung Allen juga harus menambahkan jumlah stok pakaian.
Para pengunjung bisa memilih pakaian sesuai budget mereka. Di sana dibagi beberapa zona sesuai harga, mulai dari Rp 20 ribu per pcs hingga ada yang Rp 100 ribu per pcs. Pembeli bisa memilih pakaian sesuai dengan model yang disukai. "Pengunjung sesuka hatinya memilih pakaian yang mereka cocok karena pilihannya banyak," tambah Allen.
Menurutnya, momen Ramadan dan Lebaran ini membawa berkah bagi masyarakat. Termasuk para penjual pakaian baik di pasar, ataupun penjual pakaian lainnya. Para pembeli yang memilih thrifting karena harga yang lebih murah, walau yang dibeli adalah pakaian bekas.
Salah satu pembeli Prasetyo mengatakan, membeli pakaian untuk kebutuhan hari raya. Menurutnya jika beruntung ia bisa mendapatkan pakaian bagus dengan harga miring. "Ya kalau nemu yang bagus bisa untuk Lebaran di harga yang murah," katanya.
Walau membeli pakaian second, Pras mengaku tetap menyukai model dan jenisnya. Ia tidak lupa mencuci pakaian tersebut nantinya setelah sampai di rumah sebelum dipakai. "Tadi habis sekitar Rp 200 ribu untuk pakaian dan celana," pungkasnya.(pri/lid)
Editor : Kholid Amrullah