BATU - Menjelang Hari Raya, jumlah transaksi kredit di Pegadaian Batu meningkat 20 persen.
Banyak warga menjaminkan barang-barang pribadinya dan menjual perhiasannya untuk kebutuhan puasa dan Lebaran.
Dominasi transaksi masih di perhiasan emas.
Nasabah yang berdatangan ke Kantor Pegadaian Batu dalam dua minggu terakhir untuk menggadaikan perhiasan, mereka membutuhkan dana lebih untuk mencukupi kebutuhan Lebaran yang kurang beberapa hari lagi.
Masyarakat lebih memilih menggadaikan barang ketimbang menjualnya karena masih bisa memilikinya lagi dengan lebih mudah ketimbang sudah terjual.
Perhiasan masih menjadi barang yang paling banyak digadai oleh masyarakat.
Penaksir Pegadaian UPC Batu Rico Wahyu mengatakan, jika transaksi nasabah mengalami peningkatan jelang Lebaran. “Nasabah meningkat jelang dan pasca Lebaran, dengan transaksi gadai perhiasan,” katanya.
Selain perhiasan, kenaikan juga ada di transaksi emas. Walau mengalami kenaikan harga emas, hal itu malah mendongkrak niat beli dan investasi masyarakat untuk investasi.
Untuk harga gadai emas saat ini bisa mencapai Rp 900 ribu per gram. Angka tersebut naik dibanding sebelumnya yang hanya Rp 800 ribu.
Rico memperkirakan jika kenaikan jumlah nasabah sekitar 20 - 25 persen dari hari biasa. Total transaksi yang terjadi dalam sehari tertinggi bisa mencapai Rp 380 juta. “Untuk transaksi rata-rata satu nasabah bisa mencapai Rp 5 juta,” terangnya.
Menurutnya, ada beberapa penyebab meningkatnya jumlah transaksi jelang Lebaran. Selain karena momentum, kebutuhan jelang Lebaran baik untuk masyarakat dan pengusaha meningkat. Terkhusus pengusaha harus memberikan tambahan THR untuk karyawannya.
Kebanyakan barang yang digadai perhiasan emas, sementara untuk barang elektronik dan kendaraan, diperkirakan akan ramai digadaikan menjelang mudik karena warga sekaligus menitipkan barang di Pegadaian yang lebih aman.
Rico memprediksi peningkatan transaksi gadai akan terus terjadi hingga mendekati Lebaran nanti.
Peningkatan ini, kata Rico, tidak akan berlangsung lama. Hal ini dipicu gaji ke-13 dan ke-14 PNS yang akan cair pada pekan depan. (pri/lid)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana