BATU - Permasalahan mobil parkir liar di beberapa titik Kota Batu belum tuntas.
Contohnya, Jalan Arjuno dan Jalan Diran Kota Batu masih menjadi tempat mobil parkir liar tepi jalan terpadat.
Salah satu rencana tindakannya untuk banyak mobil itu adalah gembok parkir liar dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu.
Seperti yang terlihat Rabu kemarin (10/1), Jalan Diran, Kelurahan Sisir selalu padat dengan mobil yang parkir di kanan-kiri jalan.
Lalu, ada mobil yang parkir di atas trotoar.
Ada pula mobil yang parkir cukup dekat dengan pagar rumah.
Salah satu warga Shidiq Solikin menyampaikan, yang parkir di bahu Jalan Diran ini rata-rata adalah masyarakat yang rumahnya di dalam gang namun tak punya garasi.
“Seharusnya warga menyadari kalau lahan parkir yang dipakai itu adalah halaman rumah warga lain,” bebernya.
Shidiq mengaku, tak heran bila pemilik rumah kerap kali marah ketika halamannya digunakan parkir.
“Soal nya pemilik rumah yang punya garasi jadi tidak bisa memasukkan kendaraannya akibat terhalang kendaraan lain,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dishub Kota Batu Mochamad Agoes Machmoedi menerangkan, rencana gembok parkir liar itu ada.
“Tapi, segala sesuatunya perlu dipikirkan, dirapatkan, dan lain lain. Kami masih menata semuanya terlebih dahulu masalah perparkiran,” ungkapnya.
Jika semua sudah siap maka tindakan gembok parkir liar akan diterapkan. (ifa/lid)