RSUD Karsa Husada Miliki Cath Lab dan CVCU

Indah Mei Yunita • Dipublikasikan Sabtu, 17 Oktober 2026 | 15:30 WIB
Ilustrasi penyakit jantung (Freepik.com)
Ilustrasi penyakit jantung (Freepik.com)

BATU, RADAR BATU – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karsa Husada Kota Batu memiliki unit perawatan intensif kardiovaskular (cardiovascular care unit/CVCU) dan laboratorium kateterisasi jantung (catheterization laboratory/cath lab).

Kedua fasilitas tersebut mendukung penanganan pasien dengan kondisi jantung akut, termasuk pasien yang membutuhkan tindakan intervensi.

Baca Juga: Gubug Asape Batu, Tempat Makan Asapan dan Bakaran dengan Suasana Gubuk Tradisional

Dokter Spesialis Jantung Konsultan Prevensi dan Rehabilitasi Kardiovaskular RSUD Karsa Husada dr. Ikhwan Handirosiyanto, SpJP(K), mengatakan pasien dengan penyakit jantung koroner tertentu dapat menjalani tindakan revaskularisasi atau pemulihan aliran darah.

Salah satunya melalui pemasangan ring pada pembuluh darah koroner sesuai indikasi medis. RSUD Karsa Husada juga menyediakan sejumlah pemeriksaan penunjang untuk mengevaluasi kondisi jantung.

Baca Juga: Fasilitas Cadillac F1 Diklaim Melebihi Mercedez, Begini Ujar Valtterri Botaz

Pemeriksaan elektrokardiografi (EKG) digunakan untuk merekam aktivitas listrik jantung, sedangkan pemantauan Holter membantu mendeteksi gangguan irama jantung.

Ada pula ekokardiografi untuk menilai struktur dan fungsi jantung. Uji latih menggunakan treadmill dan ergocycle dapat mengevaluasi respons jantung terhadap aktivitas fisik pada pasien dengan indikasi yang sesuai.

Baca Juga: Kapolres Baru Diminta Jaga Sinergi Pengamanan Kota

Sementara itu, pemindaian tomografi terkomputasi (CT) koroner dengan penilaian calcium score dapat membantu mengidentifikasi penumpukan kalsium yang berkaitan dengan proses aterosklerosis pada pembuluh darah koroner.

Menurut Ikhwan, penanganan pasien tidak berhenti setelah tindakan medis dilakukan. Pasien yang mengalami serangan jantung, gagal jantung, menjalani perawatan intensif, atau operasi jantung dapat membutuhkan rehabilitasi kardiovaskular sesuai kondisi medis.

Baca Juga: Aktor Yadi Timo Tutup Usia, Masih Bernyanyi dan Bercanda Sehari Sebelum Wafat

Program rehabilitasi dapat mencakup latihan fisik terukur, pemantauan tekanan darah dan denyut jantung, konseling gizi, serta pengendalian faktor risiko.

“Penanganan penyakit jantung tidak berhenti setelah pasien menjalani tindakan pemasangan ring. Pengendalian faktor risiko dan pemulihan fisik tetap diperlukan untuk menjaga kualitas hidup,” ucapnya.

Ikhwan juga menyatakan RSUD Karsa Husada telah bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk penanganan kegawatdaruratan sindrom koroner akut sesuai ketentuan yang berlaku.

Editor : Fajar Andre Setiawan
RSUD Karsa Husada kota batu kesehatan jantung