Jalan Cepat 30 Menit Sehari Ternyata Bisa Menurunkan Risiko Kematian, Ini Kata Peneliti

Aqila Sahira Dewi • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 08:00 WIB
Ilustrasi Jalan Kaki di Pagi Hari (Pinterest)
Ilustrasi jalan kaki setiap hari selama 30 menit dapat menurunkan risiko kematian. (Pinterest)

RADAR BATU – Kabar baik buat yang malas jalan kaki lama-lama. Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa mempercepat langkah kaki selama 30 menit setiap hari ternyata dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah.

Studi ini dipimpin oleh peneliti senior Nicholas Koemel dari Monash University. Menurutnya, meningkatkan kecepatan berjalan bisa memberi manfaat kesehatan tambahan, apalagi bagi orang yang kesulitan menambah jumlah langkah harian.

"Kecepatan dapat menjadi semacam pertukaran, setidaknya sampai batas tertentu," kata Koemel, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga: Jalan Sepanjang 500 Meter di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu Butuh Perbaikan

Meski begitu, jumlah langkah tetap punya peran penting. Penelitian tersebut mencatat, peserta yang berjalan 7.500 hingga 10 ribu langkah per hari memiliki risiko kematian paling rendah, terlepas dari seberapa cepat mereka mengumpulkan langkah itu.

Temuan ini jadi bukti kalau meningkatkan intensitas jalan kaki bisa jadi salah satu cara untuk meningkatkan aktivitas fisik harian. Manfaatnya dinilai paling terasa untuk kelompok usia paruh baya dan lansia yang punya keterbatasan dalam menambah jumlah atau intensitas langkah setiap hari.

Aktivitas ini dinilai tidak memerlukan biaya maupun peralatan khusus seperti treadmill atau keanggotaan gym. Jalan cepat cukup dilakukan selama 30 menit dalam rutinitas harian, misalnya saat menuju kampus, tempat kerja, maupun di sekitar lingkungan tempat tinggal.

Para peneliti menekankan konsistensi sebagai faktor penentu utama untuk memperoleh manfaat kesehatan tersebut. Jalan cepat yang dilakukan sesekali dinilai belum cukup memberikan efek signifikan apabila tidak dilakukan secara rutin dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Baca Juga: Pasang Gorong-Gorong, Jalan Indragiri Kota Batu Ditutup 5 Malam

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
Monash University penelitian gaya hidup sehat jalan kaki kesehatan