Indomaret Salurkan Bantuan Gizi dan Alkes untuk Tekan Stunting kepada TP PKK Kota Batu

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 18:00 WIB
JALIN KERJA SAMA: Deputy Branch Manager PT Indomarco Prismatama Cabang Malang Fhiter Tandoko menyerahkan cenderamata kepada Ketua TP PKK Kota Batu Siti Faujiyah Nurochman dalam kegiatan Gebyar Posyandu di Pendapa Rumdin Wali Kota Batu kemarin (8/9). (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)
JALIN KERJA SAMA: Deputy Branch Manager PT Indomarco Prismatama Cabang Malang Fhiter Tandoko menyerahkan cenderamata kepada Ketua TP PKK Kota Batu Siti Faujiyah Nurochman dalam kegiatan Gebyar Posyandu di Pendapa Rumdin Wali Kota Batu kemarin (8/9). (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)

BATU, RADAR BATU - Penanganan stunting di Kota Batu mendapat dukungan sektor swasta. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Cabang Malang menyalurkan bantuan sarana kesehatan dan dukungan gizi. Bantuan itu diberikan dalam Gebyar “Posyandu Satu Hati” di Pendapa Rumah Dinas Wali Kota Batu, kemarin (8/9).

Kegiatan tersebut digelar bersama My Baby, Vidoran Xmart, dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Batu. Selain bantuan alat kesehatan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, kegiatan juga diisi edukasi kesehatan oleh dokter.

Deputy Branch Manager (DBM) PT Indomarco Prismatama Cabang Malang Fhiter Tandoko mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kesehatan masyarakat. Posyandu menjadi salah satu fokus program CSR yang dijalankan. “Kegiatan CSR Posyandu ini adalah salah satu fokus kami,” terangnya.

Baca Juga: Anggrek Rp100 Juta Ada di Batu, Black Mamba Jadi Buruan Kolektor - Radar Batu

Selain bidang kesehatan, Indomaret menjalankan program CSR lain. Di antaranya reboisasi melalui penanaman pohon serta bantuan tanggap bencana. Fhiter berharap kolaborasi dengan Pemkot Batu dan TP PKK dapat memberi dampak berkelanjutan. Terutama dalam memastikan tumbuh kembang balita terpantau dengan baik.

Ketua TP PKK Kota Batu Hj Siti Faujiyah Nurochman mengapresiasi dukungan tersebut. Menurutnya, penanganan stunting membutuhkan sinergi lintas sektor, mulai pemerintah daerah, Dinkes, kader PKK, hingga pihak swasta.

Ia menegaskan, target zero stunting tidak bisa dicapai pemerintah sendirian. Dukungan berbagai pihak diperlukan untuk mewujudkan generasi muda Kota Batu yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. “Semoga kegiatan seperti ini terus berkelanjutan ke depannya,” pungkasnya.

Editor : Fajar Andre Setiawan
Indomaret Penanganan Stunting csr posyandu kesehatan