Ini Alasan Imunisasi Anak Kota Batu Tertunda

Indah Mei Yunita • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 15:30 WIB
Imunisasi MR penting dilakukan pada anak guna cegak penularan campak. (Freepik)
Imunisasi MR penting dilakukan pada anak guna cegak penularan campak. (Freepik)

BATU, RADAR BATU - Tidak semua anak di Kota Batu mendapat imunisasi sesuai jadwal. Sebagian orang tua tidak dapat membawa anak ke posyandu. Ada pula anak yang sedang sakit ketika jadwal vaksinasi berlangsung.

Kepala Puskesmas Bumiaji dr Kartini Kristalina mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu kendala dalam mengejar cakupan imunisasi. Namun, fasilitas kesehatan tetap menyediakan layanan untuk anak yang tertinggal jadwal.

“Kami tetap memfasilitasi masyarakat yang tidak bisa datang ke posyandu,” ujarnya.

Layanan imunisasi statis tersedia di masing-masing Unit Pelayanan Kesehatan Desa/Kelurahan (UPKD/K) atau Polindes. Orang tua juga dapat membawa anak ke fasilitas kesehatan lain yang menyediakan layanan imunisasi.

Baca Juga: Kuota Beasiswa Seribu Sarjana dari Pemkot Batu Bertambah Jadi 600 - Radar Batu

Langkah tersebut dilakukan agar anak tidak kehilangan kesempatan mendapatkan vaksin. Selain kendala waktu dan kondisi kesehatan anak, masih ada orang tua yang enggan memberikan imunisasi. Kekhawatiran terhadap efek setelah vaksinasi, seperti demam, menjadi salah satu alasannya.

Kartini mengatakan edukasi kepada orang tua terus dilakukan. Imunisasi perlu diberikan sesuai jadwal untuk memberikan perlindungan optimal terhadap penyakit menular.

“Imunisasi kan memang kebutuhan, sehingga perlu kesadaran masing-masing orang tua untuk membawa anaknya imunisasi tepat waktu,” tegasnya.

Baca Juga: 190 Kasus TBC Terdeteksi di Batu hingga Juni 2026, Dinkes Kejar Eliminasi 2030 - Radar Batu

Sosialisasi dilakukan melalui media sosial dan jaringan kader kesehatan. Edukasi juga diperluas melalui lingkungan sekolah agar informasi dapat menjangkau orang tua.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Batu mencatat capaian imunisasi hingga akhir Juni 2026 baru berada di kisaran 43,07-51,21 persen. Pemerintah menargetkan cakupan mencapai 95 persen sepanjang tahun.

Baca Juga: Capaian Imunisasi Baru 43,07-51,21 Persen. 2.757 Anak Ditarget Terimunisasi Tahun Ini - Radar Batu

Artinya, masih ada pekerjaan besar pada semester kedua. Anak yang sempat melewatkan jadwal imunisasi perlu segera mendapatkan vaksin sesuai ketentuan.

Pemenuhan imunisasi tidak harus selalu menunggu kegiatan posyandu. Orang tua dapat memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia agar jadwal vaksinasi anak tidak semakin tertunda.

Editor : Fajar Andre Setiawan
dinas kesehatan imunisasi anak imunisasi dinkes kesehatan