BATU, RADAR BATU - IshK Tolaram Eye Centre (ITEC) Kota Batu melakukan penjaringan massal pasien gangguan penglihatan di Car Free Day (CFD) Mbatu Sae kemarin (14/6). Strategi itu terbukti ampuh mempercepat akses warga terhadap layanan kesehatan spesialis. Dalam hitungan jam, 80 warga sukses mengakses layanan pemeriksaan mata gratis dan 50 orang menjalani tes gula darah serta tensi.
Antusiasme warga langsung terlihat dari antrean di sela aktivitas olahraga pagi. Yunsanah, salah satu pengunjung, menilai pendekatan proaktif tenaga medis di ruang terbuka ini sangat meringankan hambatan fasilitas warga. “Penjelasannya sangat transparan dan pelayanannya ramah. Program ini sangat relevan untuk menolong masyarakat bawah,” ujar Yunsanah.
BACA JUGA: BPR Dhana Lestari Getol Gaet Nasabah Warga Batu
Manajer ITEC Batu Kristina Elok mengatakan momentum keramaian CFD sengaja dibidik untuk memecah kebuntuan informasi warga terhadap keberadaan fasilitas spesialis mata lokal. “Kami ingin layanan penanganan katarak dan kesehatan mata umum ini lebih membumi dan tidak berjarak dengan masyarakat,” terang Elok.
Guna mengakomodasi pengunjung dengan indikasi medis lanjutan, ITEC membuka pintu layanan di Jalan Indragiri, Desa Pesanggrahan. Di bawah penanganan dokter spesialis, manajemen juga tengah menebar potongan harga khusus untuk tindakan operasi katarak sepanjang bulan Juni. Tujuannya untuk merangsang kesadaran kesehatan mata.
BACA JUGA: Mengapa Kulit Terlihat Kusam Meski Skincare Sudah Mahal? Coba Cek Kebiasaan Ini
Di luar motif komersial dan promo bulanan, klinik ini konsisten merutinkan jaring pengaman sosial. Elok menegaskan operasi katarak gratis mutlak diberikan bagi kelompok warga prasejahtera. “Syaratnya cukup melampirkan KTP, KK, dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Kebijakan ini bisa diikuti baik bagi pemegang kartu BPJS maupun tidak,” tegasnya.
Meski ratusan tindakan operasi gratis telah berjalan mulus tahun ini, langkah ekspansi legalitas tak luput dari target manajemen. Saat ini, ITEC Batu tengah mengebut penyelesaian tahapan akreditasi fasilitas kesehatan. Pengesahan status ini nantinya akan menjadi karpet merah bagi klinik untuk merajut kerja sama resmi dengan BPJS Kesehatan. (kr2/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan