BATU, RADAR BATU - Pemerataan layanan kesehatan hingga tingkat desa menjadi fokus Pemkot Batu untuk menekan stunting dan memperluas akses masyarakat. Langkah ini ditempuh dengan menghadirkan tenaga medis langsung ke desa dan kelurahan. Salah satunya melalui program Unit Pelayanan Kesehatan Desa dan Kelurahan (UPKDK).
Wali Kota Batu Nurochman mengatakan kehadiran dokter di desa menjadi kunci. Akses layanan lebih dekat sehingga penanganan lebih cepat. Hal itu bertujuan untuk memastikan pelayanan kesehatan merata sampai ke tingkat bawah. Saat ini, 16 dokter tersebut tersebar di 24 desa dan kelurahan. Artinya, masih ada delapan titik yang belum terisi.
BACA JUGA: Liburan Keluarga Tanpa Kuras Kantong, Menjelajahi Serunya Batu Ekonomis Park di Akhir Pekan
Selain dokter, ketersediaan bidan juga diperkuat di puskesmas. Langkah ini terkait langsung dengan upaya menekan stunting yang masih berada di kisaran 10 persen. Intervensi dilakukan melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Anggaran difokuskan pada pemenuhan gizi balita dari keluarga prasejahtera, seperti susu dan protein tinggi.
Namun, pendekatan tidak hanya berbasis bantuan. Edukasi keluarga menjadi faktor penentu. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batu Siti Faujiyah Nurochman mengatakan pendampingan dilakukan langsung ke rumah warga. “Kami lakukan door-to-door untuk edukasi pola asuh dan pola makan,” jelasnya.
BACA JUGA: Strategi Anti-Ribet Menjelajahi Mikutopia: Panduan Waktu dan Rute Terbaik Agar Tak Terjebak Antrean
Menurutnya, bantuan makanan tidak akan efektif tanpa perubahan perilaku. Pemahaman tentang sanitasi dan pengolahan pangan juga ditekankan. Intervensi lebih spesifik dilakukan melalui Kelas Pos Gizi Penanganan Stunting (Pozting). Program ini menyasar bayi di bawah dua tahun sebagai fase krusial pertumbuhan.
Pendampingan dilakukan intensif. Mulai dari pemeriksaan kesehatan, inisiasi menyusu dini, hingga pemberian makanan bayi dan anak. Pemantauan dilakukan setiap minggu selama sekitar 10 minggu. Evaluasi akan terus berlanjut hingga anak keluar dari kategori stunting.
BACA JUGA: Kulineran di Pujasera Metro, Ini Makanan yang Nggak Boleh Kamu Lewatkan
Pemerintah juga mengembangkan Integrasi Layanan Primer (ILP). Sistem ini memungkinkan pelacakan data kesehatan warga secara digital. Dengan pendekatan terintegrasi, intervensi diharapkan lebih tepat sasaran. Targetnya tidak hanya menurunkan angka stunting, tetapi juga mencegah munculnya kasus baru. (adv/ori/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan