Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Dampak Kurang Paparan Sinar Matahari terhadap Sistem Kekebalan Tubuh

Aditya Novrian • Senin, 12 Mei 2025 | 22:25 WIB
Foto Orang Terkena Paparan Sinar Matahari (sumber foto: freepik)
Foto Orang Terkena Paparan Sinar Matahari (sumber foto: freepik)

Kota Batu - Kurangnya paparan sinar matahari ternyata berdampak serius pada sistem kekebalan tubuh manusia.

Fenomena ini kerap terjadi terutama pada individu yang banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan, seperti pekerja kantoran, pelajar, atau masyarakat perkotaan. Padahal, sinar matahari pagi merupakan sumber alami vitamin D yang sangat penting bagi kesehatan tubuh.

Salah satu akibat utama dari minimnya paparan sinar matahari adalah menurunnya produksi vitamin D dalam tubuh.

Vitamin ini berperan penting dalam mengatur sistem imun, menjaga kesehatan tulang, serta membantu penyerapan kalsium.

Baca Juga: Kebiasaan Sepele Membunyikan Jari, Ini Dampak Bahayanya!

Ketika kadar vitamin D rendah, tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi virus dan bakteri.

Semua kelompok usia bisa terdampak, namun anak-anak, lansia, dan orang dengan aktivitas di dalam ruangan paling rentan mengalami defisiensi vitamin D.

Terutama mereka yang tinggal di daerah dengan paparan sinar matahari terbatas atau mengenakan pakaian tertutup sepanjang waktu.

Sinar matahari pagi antara pukul 07.00 hingga 09.00 dinilai paling ideal. Dalam rentang waktu tersebut, sinar ultraviolet B (UVB) yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi vitamin D tersedia dalam jumlah cukup dan relatif aman dari risiko kerusakan kulit akibat sinar matahari berlebih.

Baca Juga: Dampak Negatif Terlalu Lama Duduk bagi Kesehatan dan Cara Efektif untuk Mengatasinya

Di daerah urban, kebiasaan kurang terpapar matahari semakin umum terjadi, karena gaya hidup modern menuntut banyak waktu di dalam ruangan. Selain itu, pola kerja jarak jauh dan kebiasaan menutup jendela juga mengurangi paparan alami sinar matahari.

Sistem kekebalan tubuh yang kuat sangat dibutuhkan untuk melawan berbagai penyakit, terutama di masa pascapandemi.

Keseimbangan vitamin D melalui paparan sinar matahari terbukti mendukung kerja sel imun dan mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan. Untuk itu, penting meluangkan waktu minimal 15–20 menit setiap hari di luar ruangan saat pagi hari.

Selain itu, konsumsi makanan yang mengandung vitamin D seperti ikan, telur, dan produk susu juga bisa menjadi pelengkap asupan gizi harian. (afh)

Editor : Aditya Novrian
#paparan #tubuh #dampak #SINAR #kekebalan #kurang #matahari