RADAR BATU - Menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan adalah kewajiban bagi umat Muslim.
Namun, 12 jam tanpa makan dan minum membuat bau mulut cenderung lebih kuat.
Hal ini menjadi tantangan bagi umat Muslim untuk menjaga kesegaran mulut agar tetap nyaman dan tidak mengganggu orang lain.
Baca Juga: Sering Lemas Saat Puasa? Berikut Tips Agar Tetap Terhidrasi Saat Berpuasa!
Salah satu cara menjaga nafas segar adalah dengan menyikat gigi.
Namun apa hukumnya jika menyikat gigi saat puasa?
Hukum Sikat Gigi saat Puasa dalam Islam
Dalam Islam, hukum menyikat gigi saat berpuasa memiliki beberapa pendapat dari ulama.
Menurut beberapa Mazhab seperti Mazhab SyafiI dan Mazhab Hambali, jika menyikat gigi pada waktu zuhur saat berpuasa hukumnya makruh.
Artinya tidak berdosa jika dilakukan, namun akan lebih baik jika tidak dilakukan.
Baca Juga: Puasa Sehat, Ini 4 Sayuran yang Bisa Bantu Metabolisme Tetap Optimal
Kemudian, ulama lain seperti Mazhab Hanafi memperbolehkan menyikat gigi selama puasa, asalkan tidak ada sesuatu yang tertelan ke dalam tenggorokan, seperti air atau pasta gigi.
Hal tersebut juga dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam al-Majmu’, syarah al-Muhadzdzab.
Mengutip dari laman NU Online, Imam Nawawi memaparkan, “Jika ada orang yang memakai siwak basah. Kemudian airnya pisah dari siwak yang ia gunakan, atau cabang-cabang (bulu-bulu) kayunya itu lepas kemudian tertelan, maka puasanya batal tanpa ada perbedaan pendapat ulama. Demikian dijelaskan oleh al-Faurani dan lainnya. (Abi Zakriya Muhyiddin bin Syaraf an-Nawawi, al-Majmu’, Maktabah al-Irsyad, Jeddah, juz 6, halaman 343)
Dengan demikian, menyikat gigi saat puasa boleh dilakukan, terutama sebelum Zuhur, tetapi lebih baik berhati-hati agar tidak menelan air atau pasta gigi.
Tips Menjaga Kesegaran Mulut saat Puasa
Jika Anda ingin tetap menjaga kebersihan dan kesegaran mulut selama puasa, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
Sikat Gigi Sebelum Subuh
Menyikat gigi sebelum waktu Imsak atau setelah makan sahur adalah pilihan terbaik untuk menjaga kebersihan mulut tanpa khawatir membatalkan puasa.
Gunakan Siwak
Siwak adalah kayu pembersih gigi yang dianjurkan dalam Islam dan telah digunakan sejak zaman Nabi Muhammad SAW.
Siwak tidak memerlukan pasta gigi dan dapat digunakan kapan saja tanpa khawatir membatalkan puasa.
Minum Air yang Cukup saat Sahur dan Berbuka
Dehidrasi dapat menyebabkan bau mulut. Pastikan Anda minum cukup air saat sahur dan berbuka agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.
Konsumsi Makanan yang Tidak Menyebabkan Bau Mulut
Hindari makanan berbau tajam seperti bawang putih dan makanan pedas saat sahur, karena dapat menyebabkan bau mulut yang lebih kuat saat puasa.
Gunakan Obat Kumur Tanpa Alkohol
Jika diperlukan, Anda bisa menggunakan obat kumur bebas alkohol sebelum Subuh untuk membantu membunuh bakteri penyebab bau mulut.
Jadi, sikat gigi saat puasa diperbolehkan selama dilakukan dengan hati-hati dan tidak ada yang tertelan dalam tenggorokan.
Dengan memahami hukum ini, umat Muslim dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman tanpa khawatir terhadap kebersihan dan kesehatan mulut.
Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menjadi referensi yang berguna untuk menjalankan ibadah puasa dengan lebih baik.(rossa)
Editor : A. Nugroho