Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Air Purifier, Humidifier, dan Dehumidifier, Ini Bedanya agar Tak Salah Pilih untuk di Rumah

Aditya Novrian • Rabu, 7 Mei 2025 | 21:35 WIB
Ilustrasi penggunaan humidifier di rumah, sebagai salah satu alat peningkat kualitas udara di rumah. (Pexels/doTERRA International, LLC)
Ilustrasi penggunaan humidifier di rumah, sebagai salah satu alat peningkat kualitas udara di rumah. (Pexels/doTERRA International, LLC)

RADAR BATU – Udara di rumah memiliki pengaruh besar dalam kenyamanan Anda di dalam rumah.

Efek seperti kulit gatal-gatal, bersin, dan pelapukan pada dinding menjadi tanda untuk meningkatkan kualitas udara di rumah Anda.

Ketika ingin meningkatkan kualitas udara di dalam rumah, Anda mungkin sering mendengar tiga alat ini: air purifier, humidifier, dan dehumidifier.

Ketiganya sering dianggap serupa karena sama-sama berkaitan dengan udara, padahal fungsi dan manfaatnya berbeda.

Agar tidak salah pilih, berikut penjelasan singkatnya.

Baca Juga: Percantik Rumah Sekaligus Bersihkan Udara Tanpa Air Purifier, Gunakan Tanaman Ini

1. Air Purifier 

Air purifier berfungsi untuk menyaring udara dari partikel berbahaya seperti debu, serbuk sari, asap rokok, bulu hewan, hingga polusi. 

Beberapa model juga dilengkapi filter HEPA yang mampu menangkap partikel sangat kecil, bahkan bakteri dan virus.

Air purifier sangat cocok bagi Anda yang memiliki alergi, asma, atau tinggal di daerah dengan polusi tinggi.

Alat ini tidak mengubah kelembapan udara, hanya membersihkannya.

Baca Juga: Polusi Udara sebagai Faktor Ancaman Ganda: Dampak Pada Kesehatan Tubuh dan Mental

2. Humidifier

Humidifier berfungsi untuk meningkatkan kelembapan udara, terutama saat udara kering, seperti saat musim kemarau atau ketika menggunakan AC terus-menerus. 

Udara yang terlalu kering bisa menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan, kulit kering, dan bibir pecah-pecah.

Alat ini cocok digunakan di ruangan ber-AC, terutama untuk bayi, anak kecil, atau orang yang mudah mengalami iritasi tenggorokan saat udara kering.

3. Dehumidifier 

Sebaliknya dari humidifier, dehumidifier bertugas menurunkan kelembapan berlebih di dalam ruangan. 

Udara yang terlalu lembap bisa memicu pertumbuhan jamur, bakteri, dan tungau debu.

Alat ini cocok digunakan di ruangan yang terasa lembap, seperti dapur, kamar mandi, atau ruang bawah tanah. 

Dehumidifier membantu mencegah bau apek dan menjaga furnitur dari kerusakan akibat udara lembap.

Baca Juga: Menikmati Udara Sejuk Kota Batu Sambil Berolahraga, Rekomendasi Tempat Jogging dan Trekking yang Menyegarkan

Mana yang Harus Dipilih?

Pilihlah sesuai kebutuhan dan kondisi ruangan Anda.

Ketiga alat ini bisa digunakan bersamaan, tapi tetap perhatikan kondisi udara di ruangan dan gunakan sesuai kebutuhan agar tidak menimbulkan masalah baru. (rossa)

Editor : Aditya Novrian
#dehumidifier #berkualitas #udara #humidifier #air purifier #rumah #beda