Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Green House Hidroponik Jadi Solusi Anomali Cuaca

Ahmad Yani • Jumat, 23 Februari 2024 | 18:10 WIB
TANPA PESTISIDA: Petak sayuran selada yang ditanam di green house hidroponik di kawasan Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari.
TANPA PESTISIDA: Petak sayuran selada yang ditanam di green house hidroponik di kawasan Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari.

SINGOSARI – Green house hidroponik bisa menjadi alternatif pengembangan pertanian, terutama saat sering terjadi anomali cuaca.

Karena green house yang memanfaatkan plastik ultraviolet (UV) mampu menghalangi tanaman dari sinar matahari langsung.

Seperti yang diterapkan Berkah Group Hidroponik di Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari.

Green house yang di dalamnya terdapat berbagai jenis tanaman itu memanfaatkan plastik UV yang mampu menyerap sinar matahari hingga 12 persen.

Tanaman yang dibudidaya antara lain selada, pokcoy, dan bayam merah.

“Dengan perlindungan ini, daya tahan tanamannya juga lebih bagus,” ujar owner Berkah Group Hidroponik Muhammad Puji Ar-Rahman.

Selain itu, sistem hidroponik juga dapat menghemat air.

Sebab, air akan langsung terserap oleh akar melalui media tanamnya.

Puji menjelaskan, tanamannya tersebut menggunakan sistem pengairan Nutrient Film Technique (NFT) atau sirkulasi nutrisi.

Dengan NFT, tanaman memperoleh nutrisi, air, dan oksigen secara bersamaan.

“Ada juga yang menggunakan semi DFT (deep flow technique). Jadi, ada tandon air sedikit,” lanjutnya.

Untuk diketahui, sistem pengairan DFT yakni sistem yang menerapkan sirkulasi air dan nutrisi dengan metode genangan.

Tujuannya, untuk membuat akar tanaman terendam air dan nutrisi.

Sehingga, unsur hara tanaman terpenuhi.

Puji menyebutkan, nutrisi yang digunakan untuk tanamannya pun hanya pupuk.

“Kami tidak menggunakan pestisida, fungisida, maupun insektisida. Jadi, pencegahannya sudah dilakukan sejak tanaman masih dalam bentuk bibit. Biasanya, jika bibit unggul, tanaman akan jauh dari penyakit,” pungkasnya. (yun/nay)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#anomali cuaca #hidroponik #green house