KEPANJEN - Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Malang di Kepanjen dipastikan bisa lebih maksimal dalam menjalankan fungsinya.
Karena pengerjaan gedung tiga lantai yang berada di samping kantor lama sudah mendekati 80 persen.
Ditargetkan bangunan tersebut akan diselesaikan buan Maret mendatang.
Kepala UTD PMI Kabupaten Malang dr Bima mengungkapkan, pembangunan gedung tersebut terus dikebut.
Dengan luas bangunan 400 meter persegi, biaya yang dihabiskan diestimasi sekitar Rp 1,5 miliar.
”Dengan pembangunan gedung baru ini, kapasitas ruangan bakal bertambah. Contohnya seperti ruangan pengelolaan darah dan pelayanan,” terangnya.
Sebelumnya, untuk pelayanan donor darah hanya tersedia satu ruangan dengan empat kursi.
Di waktu-waktu tertentu, terjadi antrean cukup panjang bagi para pendonor.
Karena itu, dengan tambahan gedung anyar tersebut, layanan untuk para pendonor bisa lebih maksimal.
”Pendonor tidak perlu antre lama-lama sehingga minat donor semakin tinggi,” harapnya.
Hal itu juga diharapkan bisa meningkatkan stok kantong darah. Saat ini permintaan kantong darah selama sebulan mencapai 2.500 kantong.
“Bisa saja sampai 4.000 kantong,” tuturnya. (iza/nay)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana