Penyesuaian harga terakhir mencakup tiga produk, yakni Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite, sementara Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95 tetap dipertahankan tanpa perubahan harga.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan penyesuaian harga dilakukan mengacu pada formula resmi pemerintah.
"Penyesuaian harga dilakukan hanya sebagian produk BBM non subsidi yaitu Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite," kata Kitty.
Untuk wilayah Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, berikut rincian harga BBM Pertamina yang berlaku:
- Pertalite: Rp10.000 per liter
- Pertamax (RON 92): Rp15.950 per liter
- Pertamax Green 95: Rp19.150 per liter
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.600 per liter, naik dari sebelumnya Rp18.300 per liter
- Dexlite: Rp23.700 per liter, naik dari sebelumnya Rp19.700 per liter
- Pertamina Dex: Rp25.200 per liter, naik dari sebelumnya Rp21.150 per liter
Sementara untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung, harga Pertamax tercatat Rp16.300 per liter, Pertamax Turbo Rp20.000 per liter, Dexlite Rp24.200 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.750 per liter. Harga BBM di Kalimantan Barat, Tengah, Selatan, dan Timur relatif sama dengan wilayah Sumatera bagian selatan tersebut.
Kitty menegaskan penyesuaian harga ini mempertimbangkan sejumlah indikator, termasuk harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak, serta faktor daya beli masyarakat.
"Hal ini dilakukan dengan memperhatikan keekonomian, daya beli dan kondisi sosial masyarakat," ujarnya.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan dan menggunakan produk sesuai spesifikasi kendaraan masing-masing.
Sumber : Dikutip dari Berbagai Sumber