
RADAR BATU - 4 Film dari Indonesia masuk ke dalam barisan penayangan Busan International Film Festival (BIFF) 2026 di bawah berbagai kategori, mulai dari Competition (kompetisi utama), A Window on Asian Cinema, dan Wide Angle–Asian Short Film Competition.
Busan International Film Festival (BIFF) merupakan ajang festival film internasional terbesar di Asia. Tahun ini, BIFF secara resmi telah diakui oleh Federation of Film Producers Associations (FIAPF) sebagai festival kelas A, bersanding dengan festival internasional ternama lainnya seperti Cannes dan Berlin.
Dengan total 315 film dari 59 negara yang telah terpilih secara resmi akan ditayangkan di BIFF tahun ini, 4 film diantaranya berasal dari Indonesia.
Laut Bercerita
Memiliki nama internasional ‘The Sea Speaks His Name’, film yang disutradarai oleh Yosep Anggi Noen ini masuk ke dalam daftar pilihan BIFF untuk kategori Competition. Film ini akan menampilkan bintang papan atas, diantaranya adalah Reza Rahadian, Yunita Siregar, dan Dian Sastro.
Diangkat dari novel dengan judul yang sama karya Leila S. Chudori, film ini menceritakan tentang seorang mahasiswa aktivis, Biru Laut, yang diculik dengan teman-teman seperjuangannya ketika memperjuangkan demokrasi di era Orde Baru.
Selain ditayangkan di BIFF, film ‘Laut Bercerita’ juga dijadwalkan akan tayang di bioskop Indonesia pada 29 Oktober mendatang.
IBUKU
Film yang disutradarai oleh Eddie Cahyono ini juga masuk ke dalam daftar pilihan BIFF untuk kategori Competition, bersamaan dengan ‘Laut Bercerita’. Film ini menggaet aktris ternama, Christine Hakim, sebagai pemeran utama.
Mengangkat tema perempuan serta meliputi isu hak asasi manusia, buruh dan juga sosial, ‘IBUKU’ menceritakan tentang seorang janda yang berupaya agar bertemu dengan putrinya lagi yang dijatuhi hukuman mati di Arab Saudi karena dituduh membunuh majikannya. Namun, sang anak justru menolak karena belum bisa memaafkan perbuatan ibunya di masa lalu.
Empat Musim Pertiwi
Film karya sutradara Kamila Andini ini masuk ke daftar pilihan BIFF dalam kategori A Window on Asian Cinema, dengan judul internasional ‘Four Seasons in Java’. Selain membintangi ‘IBUKU’, Christine Hakim juga berperan dalam film ini bersama dengan Putri Marino dan Arya Saloka.
‘Empat Musim Pertiwi’ menceritakan tentang Pertiwi, perempuan yang kembali ke kampung halamannya setelah 20 tahun menjalani kehidupan di penjara karena membunuh pria yang mencoba memperkosanya.
Film ini juga dijadwalkan akan ditayangkan di bioskop Indonesia, tepatnya pada 8 Oktober mendatang.
αLPα
Film pendek dengan durasi sekitar 19 menit karya sutradara Dhiwangkara Seta ini masuk ke daftar pilihan BIFF dalam kategori Wide Angle–Asian Short Film Competition. Elang El Gibran dan Whani Darmawan akan berperan sebagai karakter utama.
‘αLPα’ berkisah mengenai Banyu, vokalis punk yang ditangkap dan dipaksa untuk masuk ke pusat rehabilitas moral. Film ini akan mengikuti Banyu yang berusaha untuk melawan sistem yang kini menahannya itu.
Editor : Aditya NovrianSumber : Sumber dari berbagai sumber