Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Kunjungan Pasar Wisata Songgoriti Bergeliat di Musim Libur Panjang

Fajar Andre Setiawan • Jumat, 4 Juli 2025 | 16:28 WIB

 

BERTAHAN: Puji Astutik, salah seorang pedagang di Pasar Wisata Songgoriti sedang menata sayuran yang dijajakannya beberapa hari lalu.
BERTAHAN: Puji Astutik, salah seorang pedagang di Pasar Wisata Songgoriti sedang menata sayuran yang dijajakannya beberapa hari lalu.

BUMIAJI - Kunjungan ke Pasar Wisata Songgoriti sedikit meningkat selama musim libur sekolah semester ini. Tentu itu berdampak terhadap kenaikan omzet para pedagang di sana. Dari yang biasanya hanya dapat Rp 50 ribu saja naik menjadi Rp 700 ribu sampai Rp 1 juta.

Kendati peningkatan kunjungan tak signifikan. Bahkan jika dibandingkan dengan periode libur sekolah tahun lalu, angka kunjungan tahun ini masih lebih rendah. Selain itu, kenaikan omzet juga tak dialami semua pedagang.

Hanya pedagang yang berada di lokasi strategis saja yang omzetnya meningkat. Seperti yang dirasakan salah satu penjual cobek dan gerabah di Pasar Wisata Songgoriti, Sumani. Dia mengaku bisa meraup omzet Rp 600-700 ribu per hari.

Perempuan asal Kecamatan Junrejo itu mengatakan mayoritas pembeli merupakan pelanggan lama. Mereka selalu kembali lagi lantaran harga gerabah di sana lebih murah daripada toko oleh-oleh lain. “Jadi mayoritas pembeli saya adalah ibu-ibu,” ujarnya.

Senada dengan itu, penjual buah dan sayur di tempat yang sama, Rubiati mengaku juga mengalami peningkatan omzet selama libur sekolah. Omzetnya bisa tembus Rp 700 ribu sampai Rp 1 juta. Padahal, biasanya ia lebih sering tak dapat omzet sepeser pun.

“Kadang kalau beruntung ya sehari dapat Rp 50 ribu,” ucapnya. Perempuan berusia 62 tahun itu diuntungkan dengan lokasi kios yang strategis. Sehingga, mudah dijangkau pembeli. Sebab, ada beberapa pedagang yang tak terjamah pembeli.

Seperti yang dialami Arlikah. Penjual jeruk dan apel itu mengaku hanya bisa meraup omzet Rp 80-200 ribu saja. Alasannya karena lokasi kiosnya berada di dalam pasar. “Sedangkan, pembeli cenderung berbelanja di kios-kios yang berada di depan pintu masuk saja,” ujarnya.

Sebagai informasi, jumlah kios yang buka selama musim liburan sekolah bertambah. Sebelumnya hanya ada sekitar 25 kios saja yang beroperasi. Namun, selama musim libur ini ada 30 kios yang beroperasi. (nj5/dre)

Editor : A. Nugroho
#songgoriti #pasar #wisata #meningkat