BATU - Progres fisik proyek strategis daerah (PSD) Preservasi dan Penataan Simpang Empat Patih Kota Batu telah mencapai 60 persen kemarin (11/10). Setelah perkerasan beton rigid di Jalan Hasanuddin tuntas 100 persen, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) kini mempercepat pengerjaan di Jalan Indragiri dan Jalan WR Supratman.
Proyek senilai lebih dari Rp 6 miliar itu dikebut untuk mengejar target penyelesaian pada awal Desember mendatang. Kepala DPUPR Kota Batu Esti Dwi Astuti mengatakan, pengecoran beton di Jalan Indragiri masih berlangsung. Hal yang sama juga dilakukan di ruas Jalan WR Supratman.
Baca Juga: BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Selatan Jawa hingga Sumatra
“Untuk kegiatan yang dipreservasi di Jalan Indragiri dan di Panglima Sudirman, saat ini kondisi di Jalan Indragiri, kami lagi cor beton juga,” terangnya. Esti menjelaskan, pekerjaan mencakup preservasi jalan dengan beton rigid hingga pembenahan saluran irigasi menggunakan box culvert berukuran 5x5 meter.
Selain itu, juga dilakukan penataan saluran kabel utilitas bawah tanah (ducting) dan pelebaran persimpangan. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai sesuai rencana. Sebab, persimpangan tersebut menjadi akses penting menuju pusat Kota Wisata Batu.
Baca Juga: Ada Banyak Tipe dengan Keunggulan yang Berbeda, Intip Jenis Studio di Bioskop CGV
“Insyaallah seluruh kegiatan di Simpang Empat Pattimura awal Desember sudah bisa digunakan dan dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat yang ada,” tandasnya. Sementara itu, Jalan Hasanuddin ditargetkan kembali dibuka pada akhir Oktober setelah proses pengecoran dan masa perawatan beton selesai. Esti memastikan pengerjaan di ruas lain tetap berlangsung tanpa mengganggu arus lalu lintas kendaraan.
Editor : Fajar Andre Setiawan