BATU, RADAR BATU - Lapak di Car Free Day (CFD) Mbatu Sae semakin beragam. Salah satunya ada yang menawarkan permainan sensori fidget clicker. Tentu lapak itu langsung menarik perhatian anak-anak. Permainan berukuran kecil itu dapat ditekan, diklik berulang, dan digenggam. Beberapa tahun terakhir, permainan itu populer di sejumlah negara, seperti Korea Selatan dan Tiongkok. Di Indonesia, fidget clicker disebut mulai dikenal sejak pertengahan 2026.
“Kami mulai berjualan fidget clicker sekitar satu bulan lalu dan sudah tiga pekan buka lapak di CFD,” ujar pemilik usaha fidget clicker Nafisatul Munawaroh kemarin (27/9). Ketertarikan Nafisatul terhadap alat musik keyboard turut melatarbelakangi usahanya. Bentuk permainan itu mengandalkan aktivitas menekan dan mengklik. Itulah mengapa ia tertarik.
Baca Juga: Demo di Kantor Dishub Malang, Ratusan Sopir Angkot Tuntut Janji Soal Trans Jatim
Permainan itu diklaim dapat digunakan untuk membantu meningkatkan fokus anak. Selain itu juga bisa menjadi aktivitas untuk meredakan stres dan kecemasan. Jenisnya yang masih tergolong baru membuat anak-anak tertarik mencoba. Suaranya menyerupai mesin ketik saat tombol ditekan. Pilihan warna permainan yang beragam menjadi daya tarik tersendiri.
“Setiap membuka lapak, rata-rata ada 10 anak yang membeli,” kata dia. Harga permainan tersebut dihitung berdasarkan jumlah klik. Satu klik dibanderol Rp 10 ribu. Jika membeli lebih dari satu klik, harga tambahan berikutnya Rp 7 ribu, kemudian Rp 6 ribu, dan seterusnya bertambah Rp 5 ribu per klik.
Baca Juga: 2 Hari Lagi, Ini Rundown dari Konser Pita Kita 2026
Harga tersebut sudah termasuk gantungan. Anak-anak umumnya membeli beberapa klik sekaligus. Rata-rata satu anak membeli sedikitnya empat klik. Salah satu pembeli, Kirana Anisa mengaku baru mengetahui permainan tersebut. Sebagai ibu rumah tangga, dia membatasi putrinya bermain gawai.
Kirana pun mengaku tidak terlalu aktif menggunakan media sosial. Saat melihat lapak tersebut, putrinya yang berusia tujuh tahun langsung tertarik. “Anaknya memang menyukai aksesori lucu, jadi ketika melihat permainan ini langsung ingin membeli. Menurut saya permainan ini juga bagus untuk perkembangan anak,” pungkasnya.
Editor : Fajar Andre Setiawan