Kandang Ayam di Kota Batu Terbakar, 1.500 Mati

Indah Mei Yunita • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 15:30 WIB
Ilustrasi Kebakaran Hutan dan Lahan. Foto: Shutterstock
Ilustrasi Kebakaran Hutan dan Lahan. Foto: Shutterstock

BATU, RADAR BATU – Kebakaran menghanguskan kandang ayam di Jalan Metro, RT 1/RW 12, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, 31 Agustus lalu. Sebanyak 1.500 ekor ayam mati dalam kejadian tersebut.

Rizki Samudera, pekerja di kandang, mengatakan bangunan tersebut berukuran sekitar 500 meter persegi. Kandang berbentuk rumah panggung dengan mayoritas konstruksi berbahan kayu.

“Dalam bangunan itu menampung sekitar 2.000 ayam,” ungkapnya.

Baca Juga: Heboh Kabar Pertalite Naik Jadi Rp13.500, Pertamina dan ESDM Buru-Buru Klarifikasi

Kebakaran menyebabkan sekitar 90 persen bangunan rusak. Dari sekitar 2.000 ayam yang berada di dalam kandang, hanya sekitar 500 ekor yang berhasil bertahan.

Ayam yang selamat berada di bagian kolong bangunan. Pakan yang tersimpan di lokasi juga dilaporkan masih aman.

Kasi Pemerintahan Kelurahan Sisir Wahyu Sartono mengatakan informasi kebakaran diterima sekitar pukul 10.00 setelah warga melapor kepada lurah. Dia kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi.

Baca Juga: Dari Chikuma hingga Kopi Kenangan, Ini Tenant yang Akan Ada di Venue Konser Pita Kita

“Sekitar pukul 10.30, api sudah padam dan petugas sedang melakukan evakuasi terhadap ayam-ayam yang masih hidup,” ujarnya.

Kandang tersebut diketahui milik Sunarto, warga Dusun Santrean, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu. Proses penanganan kebakaran dan penyelamatan ayam selesai sekitar pukul 12.15.

Baca Juga: Pole Position untuk Para Underdog, Russell Tampil Tak Terkejar di Baku

Berdasarkan pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu mesin pemanas ayam yang mengalami panas berlebih. Tidak ada korban manusia dalam kejadian tersebut.

Penanganan melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Bhabinkamtibmas, Bintara Pembina Desa (Babinsa), dan Kepolisian Sektor (Polsek) Batu.

Petugas Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Kepolisian Resor (Polres) Batu dan relawan ambulans Kota Batu turut dilibatkan.

Baca Juga: Yeji ITZY Datang ke Indonesia, Hadiri Grand Opening Roger Vivier

Petugas terlebih dahulu memastikan api padam sebelum melakukan pendinginan dan investigasi penyebab kebakaran.

Kebakaran kandang tersebut terjadi di tengah peningkatan kasus kebakaran di Kota Batu. Hingga 21 September, Damkarmat mencatat 64 kejadian sepanjang 2026, dibandingkan 55 kejadian selama 2025. 

Editor : Fajar Andre Setiawan
kebakaran karhutla kota batu