UPT Beji Kota Batu Setor Rp 1 Miliar ke PAD Jatim

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 19:00 WIB
DALAM PENINJAUAN: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau sapi perah di UPT PT dan HMT di Desa Beji, Kecamatan Batu beberapa waktu lalu. (PROKOPIM KOTA BATU FOR RADAR BATU)
DALAM PENINJAUAN: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau sapi perah di UPT PT dan HMT di Desa Beji, Kecamatan Batu beberapa waktu lalu. (PROKOPIM KOTA BATU FOR RADAR BATU)

BATU - Pengelolaan sapi perah di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur di Kota Batu berkontribusi sekitar Rp 1 miliar per tahun terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Timur. Di UPT tersebut, 130 ekor sapi perah dipelihara.

Dari jumlah itu, 72 ekor merupakan sapi dewasa, 28 sapi dara, dan 30 pedet. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan dari 72 sapi dewasa, sebanyak 40 ekor merupakan sapi laktasi atau aktif menghasilkan susu. Sementara, 32 ekor lainnya merupakan sapi nonlaktasi.

Baca Juga: Demo Hari Ini, Ini Daerah Jakarta yang Berpotensi Terdampak Macet

Produktivitas sapi laktasi mencapai 25-30 liter susu per ekor per hari. Dengan 40 sapi laktasi, produksi susu segar UPT rata-rata mencapai sekitar 600 liter per hari. Susu tersebut kemudian dipasarkan secara komersial. “Saya merasa proses yang dilakukan cukup bagus. Kandangnya bersih dan produktivitasnya juga tinggi,” ujar Khofifah.

Kontribusi sekitar Rp 1 miliar per tahun tersebut tidak hanya berasal dari penjualan susu segar. Namun, UPT juga mengembangkan sejumlah kegiatan ekonomi pendukung. Di antaranya agrowisata ternak, penjualan benih rumput pakan, serta hilirisasi produk susu. Produk olahan yang dikembangkan antara lain keju, susu pasteurisasi, dan stik keju.

Baca Juga: 50 Ribu Buruh Demo di Jakarta, Ini 11 Tuntutan yang Dibawa

Diversifikasi tersebut menjadi salah satu sumber pendapatan UPT selain usaha utama peternakan sapi perah. Melihat capaian tersebut, Pemprov Jatim berencana meningkatkan kapasitas peternakan di UPT Beji. Populasi sapi ditargetkan bertambah secara bertahap dari 130 ekor menjadi 200 ekor.

Pengembangan kawasan tidak hanya diarahkan untuk peternakan dan edukasi wisata. Sebagian lahan UPT Dinas Peternakan juga diproyeksikan untuk pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kota Batu.

Editor : Fajar Andre Setiawan
PAD Jawa Timur upt beji gubernur jatim kota batu sapi perah