BATU, RADAR BATU - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu kembali menyiapkan rekrutmen direksi PT Batu Wisata Resource (BWR). Seleksi ulang dilakukan setelah proses pada akhir 2025 gagal menemukan kandidat yang memenuhi seluruh ketentuan administrasi dan kualifikasi.
Dari 16 pelamar, tidak ada kandidat yang dinyatakan lolos seluruh tahapan. Panitia Seleksi (Pansel) akhirnya menghentikan proses karena keterbatasan waktu dan berakhirnya Tahun Anggaran 2025.
Kini, pengisian direksi kembali digodok. Namun, Pemkot Batu belum menetapkan jadwal pasti rekrutmen ulang.
Baca Juga: Oprah Winfrey Siapkan Pertunjukan Immersive di Sphere Las Vegas - Radar Batu
Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto mengatakan, pengisian direksi menjadi langkah utama untuk mengaktifkan kembali Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.
“Kita masih terus koordinasi dan komunikasi. Saya harap putra daerah bersedia menjadi direktur BUMD kita,” ujarnya.
Menurut Heli, direksi definitif dibutuhkan agar PT BWR dapat menyusun strategi bisnis. Termasuk menjalin kerja sama dengan calon mitra.
Baca Juga: MBG Serap Hasil Pertanian Kota Batu, Kepala BGN Soroti Kenaikan Harga Jeruk - Radar Batu
Salah satu peluang yang tengah disiapkan ialah kolaborasi antar-BUMD dengan Pemerintah Kabupaten Malang. Kerja sama itu berkaitan dengan rencana revitalisasi kawasan Songgoriti.
Meski menginginkan percepatan, Heli memastikan persyaratan calon direksi tidak akan dilonggarkan. Pengelola perusahaan harus memiliki kemampuan manajerial dan pemahaman bisnis.
“Yang penting terisi dulu kepengurusannya,” katanya.
Di tengah rencana seleksi ulang, Pemkot Batu juga mempertimbangkan opsi mengganti nama PT BWR. Namun, perubahan identitas badan usaha membutuhkan proses birokrasi dan pembahasan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batu.
Baca Juga: Raperda Pemajuan Kebudayaan Terus Digodok - Radar Batu
“Kalau kita ganti nama dulu, birokrasinya terlalu lama karena harus mengajukan Peraturan Daerah (Perda) dan dibahas lagi, itu memakan waktu,” jelasnya.
Karena itu, pengisian direksi tetap menjadi prioritas. Setelah struktur pengurus terbentuk, pemerintah akan menentukan langkah lanjutan terkait identitas dan pengembangan perusahaan.
Hingga kini, Heli hanya menyebut proses rekrutmen ulang masih berada dalam tahap komunikasi.
“Mudah-mudahan bisa di tahun depan, kami masih terus melakukan komunikasi,” ujarnya.
Editor : Fajar Andre Setiawan