Kultur Jaringan Kentang di Desa Sumberbrantas, Kota Batu Mulai Dibangun

Indah Mei Yunita • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 17:00 WIB
PENGEMBANGAN: Petani kentang di Sumberbrantas memanen hasil produksi. Ke depan, bibit kentang bakal diproduksi melalui kultur jaringan. (INDAH MEI YUNITA/RADAR BATU)
PENGEMBANGAN: Petani kentang di Sumberbrantas memanen hasil produksi. Ke depan, bibit kentang bakal diproduksi melalui kultur jaringan. (INDAH MEI YUNITA/RADAR BATU)

BUMIAJI, RADAR BATU - Pembangunan fasilitas kultur jaringan dan greenhouse di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, resmi dimulai. Fasilitas itu disiapkan untuk mendukung pembibitan kentang sekaligus meningkatkan kualitas produksi kentang Kota Batu. Persiapan pembangunan telah dilakukan sejak 14 September lalu. Proyek tersebut ditargetkan rampung dalam 100 hari kerja atau pertengahan Desember mendatang.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan-KP) Kota Batu Hendry Suseno menilai pembangunan fasilitas itu penting. Sebab, produksi kentang lokal terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, produksinya mencapai 8,29 ribu ton. Angka itu naik menjadi 8,33 ribu ton pada 2024 dan 8,59 ribu ton pada 2025.

Dari total produksi tersebut, Kecamatan Bumiaji menjadi penyumbang terbesar dengan 8,58 ribu ton. Desa Sumberbrantas merupakan salah satu sentra produksi kentang di wilayah tersebut. Secara teknis, laboratorium kultur jaringan difokuskan untuk pembibitan kentang. Bibit kentang asal Sumberbrantas diklaim sebagai salah satu bibit terbaik di Jawa Timur.

Baca Juga: New Wisata Wendit Malang, Destinasi Legendaris yang Kini Tampil Lebih Modern - Radar Batu

Laboratorium akan dibangun di atas area sekitar 200 meter persegi. Sementara, total lahan yang disiapkan mencapai sekitar 1.100 meter persegi. Menurut Hendry, laboratorium kultur jaringan tidak membutuhkan lahan terlalu luas. Area yang lebih besar akan dimanfaatkan untuk proses penanaman lanjutan melalui greenhouse.

“Total anggaran yang sudah disepakati sekitar Rp 1,2 miliar, baik untuk laboratorium maupun greenhouse,” kata mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) itu. Bibit hasil kultur jaringan akan dikeluarkan dalam bentuk planlet. Bibit tersebut kemudian ditanam terlebih dahulu di dalam greenhouse sebelum dipindahkan ke lahan pertanian.

Editor : Fajar Andre Setiawan
Laboratorium Kultur Jaringan Pembibitan Kentang greenhouse kentang pemkot batu