Progres Proyek Simpang Patih Kota Batu Capai 40 Persen

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 16:00 WIB
PROGRES PENATAAN: Alat berat dikerahkan untuk pemasangan DUB di kawasan proyek Simpang Patih pekan lalu. (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)
PROGRES PENATAAN: Alat berat dikerahkan untuk pemasangan DUB di kawasan proyek Simpang Patih pekan lalu. (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)

BATU, RADAR BATU - Progres fisik Proyek Strategis Daerah (PSD) Preservasi dan Penataan Simpang Empat Patih atau Simpang Orchid di kawasan barat Kota Batu mencapai 40 persen. Proyek bernilai lebih dari Rp 6 miliar itu ditargetkan rampung pada awal Desember 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu Esti Dwiastuti mengatakan, pengerjaan yang dimulai sejak Agustus 2026 berjalan sesuai target perencanaan. “Rencana kegiatan ini akan selesai awal Desember tahun ini,” ujarnya.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada preservasi jalan menggunakan beton rigid. Selain itu, juga pembenahan saluran irigasi menggunakan box culvert berukuran 5x5 meter, penataan ducting kabel bawah tanah, dan penyiapan pelebaran bidang persimpangan.

Baca Juga: BSFF ke-9 Digelar di Kota Batu, 40 Tenant Kuliner Ramaikan Festival - Radar Batu

Pelebaran dilakukan hingga 40 persen dari luasan awal. Area pengerjaan menyisir kawasan hingga batas bibir sungai dan pagar gereja di sisi utara. Lahan itu disiapkan sebagai tapak rencana pembangunan bundaran berdiameter 25 meter pada tahap berikutnya.

Simpang Patih sendiri menghubungkan Jalan Panglima Sudirman, Jalan Trunojoyo, Jalan Indragiri, dan Jalan Hasanudin. Pemkot Batu memastikan arus lalu lintas tetap dibuka secara situasional selama pengerjaan.

Koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dilakukan agar aktivitas alat berat tidak terlalu mengganggu pengguna jalan. “Kami terus berkoordinasi dengan lintas OPD untuk tidak begitu mengganggu pengguna jalan dan memudahkan manuver alat berat,” pungkasnya.

Editor : Fajar Andre Setiawan
Simpang Patih Proyek Penataan Progres Proyek DPUPR PSD