BATU, RADAR BATU - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batu diproyeksikan mencapai 80,84 hingga 81,74 poin tahun ini. Target tersebut dipasang untuk menjaga peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, dan daya beli. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu mencatat, IPM 2025 mencapai 80,35 poin. Angka itu meningkat 0,66 poin dibandingkan 2024 yang berada di level 79,69 poin.
Tren peningkatan tersebut berlangsung sejak 2022. Saat itu, IPM Kota Batu tercatat 78,13 poin. Kemudian naik menjadi 79,07 poin pada 2023 dan 79,69 poin pada 2024. Capaian 2025 membawa Kota Batu tetap berada dalam kategori status sangat tinggi.
Wali Kota Batu Nurochman menyebut, kenaikan IPM menunjukkan adanya perbaikan kualitas hidup masyarakat dalam berbagai dimensi. “Kenaikan ini mencerminkan perbaikan kualitas hidup masyarakat di berbagai dimensi,” jelas Nurochman.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Batu Bangun Yulianto mengatakan, capaian itu sejalan dengan arah pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Menurutnya, capaian IPM 2025 bahkan telah melampaui target daerah. Sebelumnya, IPM ditargetkan berada pada rentang 80,26 hingga 80,61 poin.
“Untuk IPM dari target juga sudah bisa kita capai dengan angka 80,35. Di mana rentang target kita sebelumnya berada di angka 80,26 sampai 80,61,” ungkap Bangun. Selain IPM, sejumlah indikator makro ekonomi dan kesejahteraan masyarakat juga menunjukkan capaian positif. Pertumbuhan sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat mencapai 105,2 persen dari target awal 100,99 hingga 102,99 persen.
Baca Juga: Terlilit Utang, Perempuan Asal Lumajang Bobol Rumah Kosong di Bumiaji Batu - Radar Batu
Tingkat kemiskinan juga turun dari 3,01 persen menjadi 2,86 persen. Bangun menyebut, peningkatan IPM menuju target 81,74 poin akan ditopang sejumlah indikator. Di antaranya Umur Harapan Hidup (UHH), Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-Rata Lama Sekolah (RLS), serta pengeluaran masyarakat per kapita.
Pemkot Batu bersama seluruh pemangku kepentingan optimistis mempertahankan tren tersebut. Namun, peningkatan IPM tidak cukup hanya mengejar angka proyeksi. Pemerataan akses pendidikan, pembenahan layanan kesehatan, dan penguatan daya beli masyarakat tetap menjadi pekerjaan utama.
Editor : Fajar Andre Setiawan