Produksi Anggrek Tembus 807.950 Pot

Indah Mei Yunita • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 14:49 WIB
KOMODITAS UNGGUL: Pekerja di Kebun Induk Cattleya Desa Dadaprejo menata pot anggrek kemarin beberapa waktu lalu.
KOMODITAS UNGGUL: Pekerja di Kebun Induk Cattleya Desa Dadaprejo menata pot anggrek kemarin beberapa waktu lalu.

BATU, RADAR MALANG - Produksi anggrek di Kota Batu terus meningkat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu mencatat produksi anggrek mencapai 807.950 pot pada 2025. Angkanya naik 1.661 pot dibanding 806.289 pot pada 2024. Jumlah itu menempatkan anggrek sebagai komoditas tanaman hias dengan produksi tertinggi keempat. Posisinya berada di bawah mawar, krisan, dan philodendron.

Produksi anggrek tersebar di tiga kecamatan. Kecamatan Junrejo menjadi sentra terbesar dengan 347.050 pot. Disusul Bumiaji 270.050 pot dan Kecamatan Batu 190.850 pot. Salah satu pembudidaya berada di Kebun Induk Cattleya, Desa Dadaprejo, Kecamatan Junrejo. Anggrek di sana tidak hanya dipasarkan di Jatim, tetapi juga Jawa Tengah hingga Jakarta.

Baca Juga: Capaian Transaksi Anggrek di Event Batu Shining Orchids Week 2026 Sentuh Miliaran

“Pembelinya ada yang secara daring, ada pula yang datang langsung ke kebun. Wisatawan mancanegara juga sering mampir ke sini,” ujar pekerja Kebun Induk Cattleya, Fabiano Zopi Virnanda. Saat ini ada 1.000 pot anggrek di kebun tersebut. Sebanyak 95 persen merupakan varietas cattleya. Sisanya terdiri atas jenis dasi, anosmum, dendrobium, dan vanda.

Harga anggrek berkisar Rp 350-700 ribu. Besaran harga bergantung jenis, ukuran, dan kerimbunan tanaman. Harga tertinggi biasanya untuk varietas langka, beridentitas khusus, atau hasil impor.

Perawatan dilakukan rutin. Tanaman diberi pupuk dua kali sepekan dan disiram pada pagi hari pukul 07.00 hingga 09.00. Jika terlambat, penyiraman dilakukan sore hari untuk menghindari paparan panas setelah penyiraman.

Baca Juga: 50 Tenant Ramaikan Pameran Anggrek Nasional di Balai Kota Among Tani Batu

Kemarau panjang juga tidak terlalu memengaruhi pertumbuhan anggrek. Kebun menggunakan plastik ultraviolet (UV) untuk menjaga kestabilan suhu sehingga tanaman tetap dapat tumbuh. (yun/dre)

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Radar Malang
Produksi Anggrek Komoditas Tanaman Hias bps UV