Pemkot Batu Siapkan Ruang Ekspresi untuk Cegah Vandalisme

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 17:00 WIB
KIAN MARAK: Salah satu halte di kawasan Jalan Sultan Agung menjadi sasaran aksi vandalisme beberapa hari lalu. (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)
KIAN MARAK: Salah satu halte di kawasan Jalan Sultan Agung menjadi sasaran aksi vandalisme beberapa hari lalu. (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)

BATU, RADAR BATU - Ruang ekspresi legal bagi anak muda bakal segera disiapkan Pemkot Batu. Hal itu dilakukan untuk menekan aksi vandalisme. Kebijakan tersebut diambil setelah aksi coret-coret menyasar fasilitas umum hingga lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tentu saja tindakan itu merugikan pemilik usaha. Sebab, pemiliknya harus mengecat ulang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu Alfi Nurhidayat menegaskan, mencoret fasilitas umum atau aset pribadi merupakan tindakan yang keliru. “Ketika orang mencoret fasilitas umum atau aset milik orang lain, tentu itu tidak benar dan justru memperburuk wajah kota,” tegasnya.

Namun, Pemkot Batu tidak ingin hanya mengedepankan tindakan represif. Sebab, sebagian pelaku disinyalir merupakan remaja yang membutuhkan ruang untuk menyalurkan kreativitas. “Kita ingin duduk bersama, kita tanya maunya apa. Kalau memang membutuhkan tempat untuk berekspresi, akan kita berikan,” tutur Alfi.

Baca Juga: Speaker Freaker, Lagu Baru dari Girlgroup No Na yang Akan Rilis Hari Ini - Radar Batu

Rencana tersebut akan ditindaklanjuti lintas sektor. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu Lilik Fariha mengatakan, pihaknya akan menggandeng komunitas street art. Selain itu, juga tim Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) yang diperkuat psikolog dan pekerja sosial.

Dinsos juga menggandeng Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batu melalui pelatihan desain grafis. Langkah tersebut diharapkan mengarahkan kreativitas remaja ke kegiatan positif sekaligus mendukung perkembangan industri kreatif daerah.

Editor : Fajar Andre Setiawan
industri kreatif vandalisme Ruang Ekspresi halte pemkot batu