BATU, RADAR BATU - Revitalisasi Simpang Empat Patih tidak hanya menyasar kapasitas jalan. Kabel udara yang melintas di kawasan tersebut juga mulai ditata menggunakan sistem ducting bawah tanah. Penataan dilakukan bersamaan dengan pengerjaan jalan untuk mencegah pembongkaran berulang dan memperbaiki estetika kawasan.
Simpang yang menghubungkan Jalan Panglima Sudirman, Trunojoyo, Indragiri, dan Hasanudin itu menjadi titik yang masuk dalam paket preservasi. Kabel telekomunikasi dan kelistrikan yang melintas di kawasan tersebut akan dialihkan ke jalur bawah tanah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu Esty Dwiastuti mengatakan, pemasangan ducting dilakukan saat jalan dibongkar. Cara itu dinilai lebih efisien karena menghindari pembongkaran jalan kembali setelah konstruksi rampung. “Kami akan tanam kabel-kabel udara itu, jadi lebih rapi,” terangnya.
Baca Juga: Masih Ada 736 Jiwa di Kota Batu Belum Punya KTP - Radar Batu
Penataan jaringan dilakukan lintas sektor. Esty berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Batu, PT PLN (Persero), dan asosiasi penyedia layanan internet. Kabel milik provider juga akan diarahkan masuk ke ducting yang telah disiapkan. “Tapi untuk kabel-kabel milik provider, Insya Allah semuanya sudah ducting nantinya,” tambahnya.
Proses pemindahan mulai terlihat di lapangan. Sejumlah tiang dan bentangan kabel dirapikan untuk selanjutnya dialihkan ke lorong bawah tanah. Namun, penataan tersebut belum menjadi program untuk seluruh kawasan Kota Batu. Esty menegaskan, skema ducting kali ini hanya diterapkan di Simpang Patih sesuai lingkup proyek.
“Skema ducting ini khusus di Simpang Patih saja, belum di lokasi lain,” tegasnya. Integrasi penataan jalan dan utilitas bawah tanah diharapkan membuat Simpang Patih tidak hanya lebih lancar dan minim genangan. Kawasan tersebut juga ditargetkan lebih rapi tanpa sengkarut kabel udara.
Editor : Fajar Andre Setiawan