BUMIAJI, RADAR BATU – Produksi kentang di Kota Batu terus mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Data produksi menunjukkan kenaikan dari 8,29 ribu ton pada 2023 menjadi 8,33 ribu ton pada 2024 dan kembali meningkat hingga 8,59 ribu ton pada 2025. Kecamatan Bumiaji menjadi sentra produksi terbesar.
Kecamatan Bumiaji menyumbang sekitar 8,58 ribu ton dari total produksi kentang Kota Batu pada 2025. Salah satu wilayah yang dikenal sebagai sentra produksi adalah Desa Sumberbrantas.
Sumberbrantas Jadi Sentra Kentang Kota Batu
Kualitas kentang dari Sumberbrantas dinilai menjadi salah satu keunggulan komoditas pertanian Kota Batu. Produk dari kawasan tersebut tidak hanya dipasarkan melalui pasar tradisional, tetapi juga diserap pedagang grosir hingga industri pengolahan.
Baca Juga: Kemarau Panjang Ancam Pertanian Kota Batu, Petani Mulai Tambah Frekuensi Penyiraman
Dwi Putra Krismawanto, pedagang sekaligus penyuplai kentang, mengklaim kentang dari Sumberbrantas memiliki kualitas yang kompetitif dan banyak diminati pasar.
“Di sini (Desa Sumberbrantas) itu nomor satu se-Jawa Timur untuk varietas kentang komersial dan pengirimannya,” kata Dwi.
Menurut dia, permintaan terhadap kentang Sumberbrantas cukup luas. Pasarnya mencakup pasar tradisional, grosir, jaringan ritel, hingga industri pengolahan makanan.
Kentang kuning lokal dari wilayah tersebut juga menjadi salah satu komoditas yang dipasok untuk kebutuhan pabrik pengolahan, termasuk produk keripik kentang.
Kemarau Panjang Pengaruhi Ukuran Umbi
Meski produksi secara tahunan menunjukkan tren peningkatan, kondisi cuaca kemarau panjang turut memengaruhi hasil panen di lapangan. Salah satu dampaknya terlihat dari volume panen dan ukuran umbi kentang.
Dwi mengatakan, sebagian kentang yang dipanen saat kondisi kemarau memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan kondisi normal. Namun, kualitas tersebut masih dapat memenuhi kebutuhan industri.
“Ukurannya memang lebih kecil, tetapi masih sesuai dengan permintaan pabrik,” ujarnya.
Kondisi tersebut tidak menghentikan distribusi kentang dari Sumberbrantas. Pasokan tetap dikirim secara rutin untuk memenuhi kebutuhan pasar di sejumlah wilayah Jawa Timur.
Beberapa daerah tujuan distribusi di antaranya Mojokerto, Sidoarjo, Surabaya, Tuban, hingga Lamongan.
Baca Juga: Pasar Bunga Lesu, Petani Sidomulyo, Kota Batu Pilih Bertahan
Dengan produksi Kota Batu yang terus meningkat, keberadaan Sumberbrantas menjadi bagian penting dalam menjaga pasokan kentang. Di sisi lain, tantangan cuaca dan kondisi lahan tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan untuk mempertahankan produktivitas petani.