Proyek Trotoar Abdul Gani, Kota Batu Senilai Rp 1,7 M Mulai Digarap

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:00 WIB
PROYEK DIMULAI: Sisi atas Jalan Abdul Ghani sudah mulai dilakukan penggalian kemarin (13/8). (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)
PROYEK DIMULAI: Sisi atas Jalan Abdul Ghani sudah mulai dilakukan penggalian kemarin (13/8). (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)

BATU, RADAR BATU - Pembangunan trotoar di Jalan Abdul Gani mulai dikerjakan pekan ini. Proyek senilai sekitar Rp 1,7 miliar tersebut menyasar ruas sekitar Gang II, Gang III, hingga Gang V. Selama pengerjaan, akses menuju Jalan Abdul Gani ditutup setiap malam.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu Esty Dwiastuti mengatakan proyek tersebut telah berkontrak sejak 31 Juli lalu. Setelah pembersihan lahan selesai, pengerjaan dilanjutkan dengan penggalian menggunakan alat berat.

“Proyek ini kita targetkan tuntas hingga Desember 2026 mendatang,” ujarnya. Penataan pedestrian dilakukan karena kondisi trotoar di Jalan Abdul Gani sebelumnya banyak mengalami kerusakan.

Baca Juga: Sewa Baju Adat dan Karnaval Kota Batu Diserbu Warga Jelang 17 Agustus - Radar Batu

Di sejumlah titik, jalur pejalan kaki bahkan terputus sehingga warga maupun wisatawan terpaksa berjalan di bahu jalan yang ramai kendaraan. Namun, penataan tidak mencakup seluruh ruas Jalan Abdul Gani.

Esty menyebut, bentang pengerjaan di kedua sisi jalan disesuaikan dengan perencanaan dan kemampuan anggaran. Titik awal pengerjaan berada di pertigaan kawasan Museum Angkut. “Namun batas finish-nya tidak sampai bawah atau hanya separuh ruas jalan karena menyesuaikan anggaran,” jelasnya.

Proyek tersebut diharapkan dapat memperbaiki kondisi pedestrian. Selain itu, juga membuat ruang publik lebih aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Terlebih, Jalan Abdul Gani berada di kawasan yang berdekatan dengan akomodasi dan destinasi wisata, seperti Bukit Bintang dan Museum Angkut.

Baca Juga: Mau Nonton Konser di Malang? Ini Lokasi Favorit yang Sering Gelar Event Musik - Radar Batu

Karena berada di jalur padat, pengerjaan fisik dilakukan malam hari. Penutupan jalan diberlakukan mulai pukul 20.00 hingga 04.00. Tujuannya untuk memberi ruang bagi alat berat sekaligus mengurangi gangguan terhadap arus kendaraan pada siang hari.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu bersama pihak terkait juga menyiapkan rekayasa lalu lintas. Pengguna jalan diminta mengantisipasi penutupan dan mengikuti jalur pengalihan yang telah disiapkan.

Bagi kendaraan dari arah selatan atau kawasan kota, arus dialihkan melalui Jalan Sultan Agung menuju Jalan Moch Sahar. Sementara dari arah berlawanan, pengendara dapat menggunakan Jalan WR Supratman menuju Jalan Sudarno atau melalui Jalan Suropati yang tersambung ke Jalan Mustari. 

Editor : Fajar Andre Setiawan
Infrastruktur Kota Batu Jalan Abdul Gani Kota Batu proyek trotoar Batu proyek trotoar trotoar