Puncak Bediding di Kota Batu Diprediksi Terjadi Bulan Ini

Indah Mei Yunita • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 20:00 WIB
Ilustrasi udara dingin fenomena bediding. (Unsplash).
Ilustrasi udara dingin fenomena bediding. (Unsplash).

BATU, RADAR BATU - Fenomena bediding atau udara dingin yang menyelimuti Kota Batu diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu minimum di Kota Batu telah menyentuh 14,2 derajat Celcius. Suhu itu sekaligus menjadi yang terendah kedua di Jawa Timur. Kondisi tersebut diprediksi baru berakhir pada September hingga Oktober mendatang.

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso Linda Fitrotul mengatakan suhu tersebut terekam di Automatic Weather Station (AWS) yang berada di Desa Punten, Kecamatan Bumiaji. “Suhu di AWS Kota Batu mencapai 14,2 derajat Celcius. Itu menjadi suhu terendah kedua di Jawa Timur,” ujarnya kemarin (6/8).

Menurut Linda, suhu yang lebih rendah hanya tercatat di AWS Bromo, Kabupaten Probolinggo, yakni 5,2 derajat Celcius. Semakin tinggi elevasi suatu wilayah, semakin rendah pula suhu udara yang berpotensi terjadi. “Biasanya bediding akan berakhir sekitar September atau Oktober,” katanya.

Baca Juga: Didominasi Guru, 116 ASN Pemkot Batu Pensiun Tahun Ini - Radar Batu

Ia menjelaskan, bediding merupakan fenomena yang lazim terjadi setiap musim kemarau. Penyebab utamanya adalah Angin Monsun Australia yang membawa massa udara kering dan bersuhu rendah menuju Indonesia.

Selain itu, minimnya tutupan awan pada musim kemarau membuat panas yang diserap permukaan bumi pada siang hari lebih cepat dilepaskan ke atmosfer saat malam. Akibatnya, suhu udara turun signifikan hingga menjelang pagi.

Baca Juga: 8 Bulan, 30 Bangunan di Kota Batu Rusak Diterjang Angin Kencang - Radar Batu

Pihaknya mengimbau masyarakat menjaga kondisi tubuh selama periode bediding. Udara yang dingin dan kering berpotensi memicu gangguan kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan, kulit kering, hingga dehidrasi.

Anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya disarankan mengurangi aktivitas pada malam hingga dini hari. Selain itu, mereka juga diminta mengenakan pakaian hangat untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat suhu dingin. 

Editor : Fajar Andre Setiawan
suhu dingin Cuaca Kota Batu Angin Monsun Australia bmkg bediding